Pedagang Positif Covid-19, Pasar Tanah Abang Tetap Ramai

CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2020 17:30 WIB
Pasar Tanah Abang masih beroperasi normal usai sejumlah pedagang diketahui positif Covid-19. Pasar Tanah Abang masih beroperasi normal, Rabu (1/7), meski sejumlah pedagang di sana positif Covid-19. (CNN Indonesia/Thohirin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasar grosir pakaian Tanah Abang, Jakarta Pusat tetap beroperasi normal dan ramai usai sejumlah pedagang dinyatakan positif virus corona (Covid-19).

Pantauan CNNIndonesia.com sekitar pukul 16.00 WIB, situasi pasar masih terpantau ramai meski sejumlah ruko di beberapa blok seperti blok A, B, dan F tutup.

Keramaian terutama masih terlihat di beberapa blok di luar bagian gedung utama pasar. Sejumlah ruko maupun lapak pedagang masih terlihat buka dan dikunjungi oleh pembeli.


Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) pada Jumat (26/6) menyebutkan, total ada 192 pedagang di 26 pasar di Jakarta dinyatakan positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya adalah pedagang di pasar Tanah Abang.

Salah satu petugas keamanan di Blok B Pasar Tanah Abang, mengungkapkan bahwa hari ini Blok B pasar Tanah Abang beroperasi normal seperti biasa. Bahkan, kata dia, jam tutup pasar mundur dari semula sampai pukul 14.00, menjadi 16.00 WIB.

Kendati demikian, sejumlah petugas dari unit pemadam kebakaran Kecamatan Tanah Abang telah diterjunkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa titik pasar usai sejumlah pedagang diketahui positif Covid-19.

Ketua Unit Regu penyemprotan, Ahmad Sopyan mengatakan timnya hari ini baru saja melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa titik, antara lain di Blok B lantai 1 dan 5, dan blok A di lantai 9.

"Sebenarnya rutin, sesuai pengecekan kemaren. Karena ada kasus juga di sini, makanya dilakukan penyemprotan," kata dia kepada CNNIndonesia.com, di blok B Pasar Tanah Abang, Rabu (1/7).

Sementara itu, Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu belum merespons terkait Pasar Tanah Abang yang beroperasi normal hari ini. Sebelumnya, ia menyatakan akan menutup Pasar selama tiga hari terhitung mulai Rabu (1/7) hari ini usai sejumlah pedagang diketahui positif.

(thr/wis)

[Gambas:Video CNN]