Jabar Tembus Rekor, RK Sebut Perang Covid Jauh dari Usai

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2020 18:27 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Penceramah Aa Gym menyemprotkan disinfektan di Masjid Al-Mutaqien Provinsi Jabar, Kamis (19/3). Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebut perang melawan virus corona belum selesai. (CNNIndonesia/Huyugo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan upaya memerangi virus corona belum selesai hingga beberapa waktu ke depan. Terlebih kasus positif Covid-19 di Jabar mencapai rekor pada hari ini.

"Mari semua warga, jaga protokol covid dengan disiplin di manapun kita berada, karena perang dengan covid ini masih jauh dari usai," kata Ridwan Kamil dalam akun Instagram pada Kamis (9/7).

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 per Kamis (9/7) mencatat Jabar sebagai penyumbang kasus positif corona terbanyak yaitu 962 orang. Tambahan kasus itu di antaranya berasal dari klaster Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa TNI AD).


Ridwan Kamil juga menyebut kasus terbanyak di Jabar datang dari klaster institusi kenegaraan. Secara teknis, menurutnya, klaster ini memudahkan karantina karena berada di satu titik.

"Gugus Tugas sedang lakukan tracing-testing kepada keluarga dan warga di sekitar lokasi," tulisnya.

Petugas kesehatan mengambil sampel darah warga saat Rapid Test COVID-19 di Taman Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2020). Sedikitnya 700 warga Kota Bandung mengikuti Rapid Test tersebut guna memastikan kesehatannya dan mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Bandung. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/wsj.Petugas kesehatan mengambil sampel darah warga saat Rapid Test Covid-19 di Taman Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2020). (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)

Juru bicara pemerintah untuk penangananCovid-19,Achmad Yurianto mengatakan kompleks Secapa TNI AD yang berada di kawasan Hegarmanah, Bandung, kini telah dilakukan karantina wilayah. Institusi pendidikan negara itu menjadi klaster penularan baru terkaitCovid-19 di wilayah Jabar.

"Penambahan yang cukup banyak untuk Provinsi Jawa Barat didapatkan dari klaster yang sudah selesai kita lakukan penyelidikan epidemiologi sejak 29 Juni, yaitu klaster di Secapa TNI AD. Total, di sini [positif] 1.262 orang," kata Yurianto dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan kasus positif virus corona bertambah 2.657 orang pada hari ini. Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 70.736 orang.

Selain Jabar, posisi kedua terbanyak kasus positif virus corona ditempati Jawa Timur dengan 517 orang, DKI Jakarta 284 orang, Sulawesi Selatan 130 orang, dan Jawa Tengah 120 orang.

Sementara provinsi yang nihil kasus positif virus corona baru hanya empat provinsi, antara lain Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Gorontalo.

[Gambas:Instagram]

(pmg/pmg)

[Gambas:Video CNN]