24 Pegawai Positif Corona, Kantor BPOM Ambon Ditutup

CNN Indonesia | Rabu, 29/07/2020 02:35 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon  saat bedah buku Ilustrasi. (Foto: AP/Manish Swarup)
Maluku, CNN Indonesia --

Sebanyak 24 pegawai Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon, Maluku dilaporkan terinfeksi positif virus corona (Covid-19).

Laporan ini membuat gedung kantor BPOM akan ditutup untuk sementara waktu dalam beberapa waktu ke depan.

"Ia benar, sekitar 20 hinga 24 orang di lingkup Balai POM Ambon positif terpapar corona," ujar Sekda Maluku, Kasrul Selang saat ditemui di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (28/7).


Keputusan untuk menutup kantor BPOM Ambon dilakukan untuk menghindari kemungkinan perkantoran menjadi klaster baru penyebaran virus corona. Disamping menutup perkantoran, saat ini pihaknya juga mulai mengambil langkah pencegahan, salah satunya membatasi kunjungan tamu.

"Langkah-langkah antisipasi mulai diambil sebagai upaya pencegahan, misalnya pembatasan bertamu di perkantoran hingga di bawah 50 persen," ujarnya.

Selang mengatakan saat ini pegawai yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 sedang menjalani karantina di Gedung Asrama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Ambon, Maluku.

Ia menerangkan dari 24 orang yang terinfeksi beberapa merupakan tenaga analisis BPOM Ambon dan petugas di luar wilayah tenaga analisis.

"Ada sebelas tenaga analisis, dua petugas kebersihan (cleaning service), dua orang tenaga lain, dan sisanya merupakan tenaga di luar kantor analisis BPOM," ucapnya menambahkan.

Ketua Harian Gugus Tugas (Gugas) provinsi Maluku ini menambahkan  disetiap ruangan kerja akan diperketat dan dilakukan penyemprotan disinfektan. Selain itu BPOM juga melarang pegawai yang sedang hamil dan mengidap penyakit yang rentan terhadap penularan virus untuk bekerja dari kantor, mereka diharuskan bekerja dari rumah.

(sai)

[Gambas:Video CNN]