Dua Pekerja di Rumah Dinas Walkot Bandung Positif Corona

CNN Indonesia | Sabtu, 11/07/2020 16:42 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Bank BNI) berkolaborasi dengan jaringan Rumah Sakit Bunda dan JSK Group menggelar swab test Covid-19 secara gratis untuk 30.000 orang di area parkir selatan GBK, Jakarta, Kamis (21/5/2020). CNN Indonesia/Andry Novelino Dua pekerja di rumah dinas wali kota Bandung positif virus corona. Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Bandung, CNN Indonesia --

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Rita Verita mengatakan dua orang yang bekerja di rumah dinas Wali Kota Bandung Oded M. Danial terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19). Kedua orang tersebut sudah menjalani isolasi mandiri.

Menurut Rita, kedua pegawai yang dinyatakan positif corona tersebut berstatus orang tanpa gejala. Salah satu yang dinyatakan positif adalah anggota polisi yang menjadi petugas pengawal wali kota Bandung.

"Ada dua orang, yang satunya saya tidak tahu, kalau satu lagi Patwal Pak Oded (wali kota Bandung)," kata Rita saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7).


Rita menyebut anggota polisi yang sehari-hari bertugas mengawal Oded itu tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya, di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Sementara satu orang lainnya belum diketahui.

"Dia rumahnya ada dua tapi sekarang diisolasi di Lembang," ujarnya.

Lebih lanjut, Rita menyatakan pihaknya kini tengah melakukan pelacakan terhadap orang yang pernah berkontak dengan dua orang tersebut. Meskipun demikian, kata Rita, rumah dinas wali kota Bandung tak ditutup.

"Ditindaklanjuti dengan penyemprotan disinfektan. Kalau Pendopo sudah memang sering disemprot disinfektan," katanya.

Rita menjelaskan dua orang yang bekerja di rumah dinas wali kota Bandung itu diketahui positif Covid-19 setelah Dinkes Kota Bandung melakukan tes swab kepada 20 orang pegawai beberapa waktu lalu. Disinggung terkait kronologis penularan, Rita mengaku masih menelusuri.

Sampai kemarin, Jumat (10/7), jumlah kumulatif kasus positif virus corona di Kota Bandung mencapai 418 orang. Dari jumlah itu, 312 orang dinyatakan sembuh dan 41 orang lainnya meningal dunia.

Sementara berdasarkan data Pemprov Jabar, per Sabtu (11/7), kasus positif virus corona mencapai 4.951 orang. Dari jumlah itu, 1.839 orang sembuh dan 186 orang lainnya meninggal dunia.

(hyg/fra)

[Gambas:Video CNN]