Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi, Kalahkan Ganjar dan Anies

CNN Indonesia | Kamis, 23/07/2020 05:20 WIB
Survei Charta Politika Indonesia merilis elektabilitas Prabowo Subianto masih teratas, diikuti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Charta Politika Indonesia merilisi hasil survei terbaru mereka mengenai tingkat keterpilihan atau elektabilitas. Hasilnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden masih paling tinggi dibanding figur-figur baru seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ataupun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Charta Politika Indonesia mencatat elektabilitas Prabowo saat ini mencapai 17,5 persen. Lalu disusul Ganjar dengan 15,9 persen dan Anies 15,0 persen.

"Lima besar, nomor satu ada Pak Prabowo Subianto, nomor dua Mas Ganjar Pranowo, nomor tiga Mas Anies, empat Mas Sandi, dan lima Ridwan Kamil," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam rilis survei yang dilakukan virtual, Rabu (22/7).


Ia merinci, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno di urutan keempat mendapat 11,2 persen, sedangkan di posisi kelima ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (10,1 persen).

Nama lainnya adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY (4,0 persen), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (2,1 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (2,1 persen), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (1,7 persen), Menko Polhukam Mahfud MD (1,3 persen), dan eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo (1,0 persen).

Yunarto menyampaikan meski Prabowo ada di peringkat pertama, elektabilitasnya cenderung menurun. Pada Mei, elektabilitas Prabowo 22,0 persen, sedangkan Juni 20,0 persen.

Kenaikan elektabilitas dialami Ganjar dan Ridwan Kamil. Elektabilitas Ganjar tercatat 13,3 persen pada Mei dan 15,9 persen bulan lalu. Sementara Ridwan Kamil memperoleh 7,2 persen pada Mei dan 10,0 persen pada Juni.

"Untuk Ganjar dan Ridwan Kamil, tampaknya penanganan Covid-19 jadi panggung besar buat mereka menaikkan elektabilitas," ujar Yunarto.

Survei ini dilakukan Charta Politika pada 6-12 Juli 2020. Survei dilakukan melalui telepon terhadap 2.000 orang responden. Margin of error dari survei ini kurang lebih 2,19 persen dengan pengecekan ulang terhadap 20 persen dari total responden.

(dhf/osc)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK