PSBB Transisi Jakarta Berakhir Hari Ini

CNN Indonesia | Kamis, 30/07/2020 07:58 WIB
Tambahan angka tinggi corona terjadi pada masa PSBB Transisi di DKI Jakarta. Gubernur Anies Baswedan sempat membuka kemungkinan memberlakukan PSBB Lagi. Kegiatan CFD diperbolehkan di masa PSBB Transisi. PSBB Transisi di DKI Jakarta berakhir hari ini. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di DKI Jakarta berakhir hari ini. PSBB Transisi yang diperpanjang sejak 16 Juli lalu diwarnai munculnya klaster besar dari kawasan perkantoran.

Tak hanya itu, pada masa transisi ini kasus corona juga terus bertambah banyak meski diklaim hal ini disebabkan massifnya tes pada warga ibu kota.

Pada 27 Juli lalu misalnya saat ada tambahan 467 kasus baru corona di Jakarta atau tertinggi di Indonesia pada hari ini. Sehari setelahnya Jakarta kembali tertinggi tambahan kasus baru dengan 409 kasus. Sementara kemarin ada 577 kasus baru corona di Jakarta atau memecahkan tambahan rekor harian di ibu kota selama ini.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya memberlakukan perpanjangan fase pertama PSBB transisi selama dua pekan pada 17-30 Juli 2020.

Perpanjangan itu dilakukan karena mempertimbangkan tiga hal yang menunjukkan bahwa kasus Covid-19 di Jakarta masih perlu diantisipasi. Yaitu, jumlah testing dan rasio positif, kesiapan fasilitas kesehatan, serta angka reproduksi penyebaran virus.

Dari ketiga komponen tersebut, Anies menilai akan amat berisiko apabila Pemprov DKI Jakarta melonggarkan fase pertama PSBB transisi DKI Jakarta untuk memasuki fase kedua.

Ditambah lagi, saat itu ada sekitar 66 persen kasus positif di Jakarta yang tak memiliki gejala sakit. Ia pun meminta warga tidak menganggap enteng penyebaran virus corona.

PSBB pertama kali diterapkan di DKI Jakarta pada 10 April 2020 lalu. Saat itu diputuskan PSBB berlaku selama 14 hari yakni hingga 23 April. PSBB tersebut dua kali diperpanjang yakni 24 April hingga 21 Mei dan perpanjangan kembali selama dua pekan hingga 4 Juni 2020. 

Mulai 5 Juni 2020, Anies memberlakukan PSBB Transisi di ibu kota untuk berlaku selama 14 hari hingga 18 Juni 2020. Pada masa transisi ini, pelonggaran mulai dilakukan seperti perkantoran boleh buka, pusat perbelanjaan dan aktivitas ekonomi lainnya juga boleh beroperasi dengan protokol kesehatan ketat.

Karena kasus corona belum juga landai, PSBB Transisi dilanjutkan mulai dari 19 Juni hingga 2 Juli.

Kasus corona tak juga turun, Anies kemudian kembali memperpanjang PSBB transisi hingga 16 Juli sebelum diperpanjang lagi hingga hari ini.

Belum ada kepastian soal perpanjangan PSBB Transisi ini. Namun Anies pernah mengatakan jika kasus tak juga turun, ia tak menutup kemungkinan menarik rem darurat atau memberlakukan kembali PSBB secara penuh.

"Jangan sampai kita harus menarik rem darurat atau emergency break. Bila itu terjadi kita semua harus kembali dari rumah, kegiatan sosial, keagamaan, perekonomian, dan kegiatan sosial terhenti, kita semua yang akan merasakan kerepotan bila situasi ini jalan terus," kata Anies dalam video yang diuanggah akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Minggu (12/7) lalu.

Soal klaster corona perkantoran di masa PSBB transisi DKI Jakarta, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria juga membuka kemungkinan evaluasi terhadap kegiatan perkantoran di DKI Jakarta.

(sur/sur)

[Gambas:Video CNN]