Brigjen Prasetijo Utomo Disebut Hanya Menolong Djoko Tjandra

CNN Indonesia | Jumat, 31/07/2020 01:35 WIB
Brigjen Prasetijo Utomo ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan surat jalan untuk buronan kasus korupsi Bank Bali, Djoko Tjandra. Polisi menyebut Brigjen Prasetijo Utomo hanya ingin menolong buronan kasus Bank Bali Djoko Tjandra. Ilustrasi (Diolah dari iStockphoto/doomu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkapkan Brigadir Jenderal (Brigjen) Prasetijo Utomo mengaku hanya menolong buronan kasus korupsi Bank Bali, Djoko Tjandra terkait pembuatan surat jalan.

"Untuk sementara ini yang bersangkutan menyampaikan dia hanya menolong saja," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Argo Yuwono kepada wartawan, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7).

Meskipun demikian, Argo menjelaskan bahwa penyidik masih akan mendalami keterangan dari Prasetijo. Menurutnya, keterangan Prasetijo masih mungkin berkembang dalam pemeriksaan selanjutnya.


"Nanti kita lihat hasil pemeriksaan dan sementara dinyatakan dia hanya berniat menolong saja," ujarnya.

Hari ini Prasetijo diperiksa untuk pertama kali sebagai tersangka pemalsuan surat jalan untuk buronan kasus korupsi Bank Bali, Djoko Tjandra. Ia ditetapkan tersangka karena diduga memalsukan surat jalan.

Tak hanya itu, Prasetijo juga telah dicopot dari jabatannya sebagai Kakorwas PPNS Bareskrim. Jenderal bintang satu itu akan menjalankan proses sidang etik di internal Korps Bhayangkara.

Dalam kasus ini, polisi juga menetapkan pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking sebagai tersangka. Ia diduga telah membantu Djoko Tjandra sehingga mendapatkan surat jalan palsu dari Korps Bhayangkara.

Terbaru, polisi berhasil menangkap Djoko Tjandra. Terakhir buronan Kejaksaan Agung sejak 2009 lalu itu dikabarkan tengah berada di Kuala Lumpur, Malayasia.

(mjo/fra)

[Gambas:Video CNN]