Eks Menag Respons Aa Gym soal Logo HUT RI Mirip Salib

CNN Indonesia | Kamis, 13/08/2020 12:19 WIB
Mantan Menag Lukman Hakim Saifuddin mengajak Aa Gym agar meminta umat ini untuk lebih mengedepankan berpikir dan bertindak yang integratif, bukan segregatif. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin 'menegur' ustaz Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym soal logo HUT ke-75 RI mirip salib. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin merespon postingan ustaz Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym di akun media sosial Twitter yang menyinggung ada bagian logo HUT ke-75 Republik Indonesia menyerupai salib.

Lukman meminta agar Aa Gym mengajak umat Islam untuk mengedepankan tindakan berfikir dan bertindak secara integratif karena kondisi masyarakat Indonesia yang beragam.

"Ustadz, di tengah masyarakat yang beragam, mari kita ajak umat ini untuk lebih mengedepankan berpikir dan bertindak yang integratif, bukan segregatif. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua," kata Lukman dalam akun Twitter pribadinya @Lukmansaifuddin, Kamis (13/8).


Cuitain Lukman itu me-reply cuitan Aa Gym sebelumnya. Pengasuh Pondok Pesantren Pondok Pesantren Daarut Tauhiid itu dalam akun Twitter pribadinya @aagym, menyatakan bisa dimaklumi ada perbedaan pendapat terkait desain logo HUT ke-75 RI di tengah masyarakat. Ia menilai sekilas logo tersebut seperti ada tanda salib yang besar.

"Sangat bisa dimaklumi bila jadi perbedaan pendapat. Melihat spanduk resmi pemerintah untuk 17 Agustus 2020 ini. Karena memang sekilas seperti ada tanda salib yang besar. Juga harus kita maklumi bila ada yang mempertanyakan. Dan protes," kata Aa Gym.

Kementerian Sekretarariat Negara sudah mengklarifikasi logo HUT ke-75 RU yang disebut menyerupai simbol salib. Sekretaris Kemensetneg Setya Utama mengatakan logo itu telah sesuai dengan pedoman visual penggunaan logo peringatan HUT ke-75.Sebelumnya, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mempertanyakan logo HUT ke-75 RI karena ada bagian yang dianggap menyerupai salib. DSKS menilai desain tersebut mencederai perayaan kemerdekaan RI yang seharusnya menjadi momen persatuan bangsa.

Dalan pedoman visual penggunaan logo peringatan HUT ke-75, menjelaskan bahwa logo yang disebut menyerupai simbol salib itu adalah 'supergraphic'. Supergraphic terdiri dari 10 elemen yang diambil dari dekonstruksi logo 75 tahun yang dipecah menjadi 10 bagian

Pedoman itu menjelaskan pengaplikasian supergraphic ini cukup fleksibel karena bersifat abstrak yang merupakan rakitan dari 10 pecahan tadi menjadi satu kesatuan bentuk.

Secara keseluruhan, Logo HUT ke-75 RI terinspirasi dari simbol perisai di dalam lambang Garuda Pancasila. Logo ini menggambarkan Indonesia sebagai negara yang mampu memperkokoh kedaulatan, menjaga persatuan, dan kesatuan Indonesia

(rzr/fra)

[Gambas:Video CNN]