Menkes Terawan Ingin Politeknik Kesehatan jadi Institut

CNN Indonesia | Kamis, 13/08/2020 17:05 WIB
Menkes Terawan Agus Putranto ingin politeknik kesehatan menjadi institut agar lebih banyak pelajar yang bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Menkes Terawan Agus Putranto ingin mengubah poltekkes menjadi institut agar lebih banyak dokter di Indonesia(Muchlis-Biro Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendukung perubahan politeknik kesehatan (poltekkes) menjadi institut teknologi kesehatan dengan tujuan memenuhi rasio standar jumlah tenaga kesehatan dan dokter di Indonesia.

Saat menerima audiensi dengan Direktur Poltekkes Jayapura Dr. Arwam Hermanus Markus Zeth beserta jajaran dan Anggota Komisi IX DPR RI Mesak Mirin, Terawan mendukung dan menyambut positif rencana perubahan tersebut.

"Menkes Terawan mendukung perubahan Poltekkes menjadi institut untuk memenuhi rasio standar jumlah tenaga kesehatan dan dokter," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Widyawati dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (13/8).


Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir menjelaskan ketersediaan tenaga kesehatan dan dokter masih kurang dibandingkan dengan standar yang ditetapkan oleh Bappenas.

Ia mengatakan, jumlah dokter di Indonesia juga masih kurang dari jumlah standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Jumlah dokter di Indonesia masih berada di level 0,52 persen sementara standar WHO 1,25 persen.

"Jumlah dokter kita ini masih berada di level 0,52% dibandingkan dengan standar WHO 1,25%. Artinya kita baru setengah, kita masih kekurangan dokter dan memicu kita mengembangkan Poltekkes jadi institut teknologi kesehatan," katanya Abdul.

Ia juga menekankan ihwal jumlah dokter di Indonesia bagian timur yang masih minim. Abdul berharap perubahan poltekkes menjadi institut di bawah Kemenkes dapat memicu anak daerah untuk bersekolah hingga ke jenjang yang lebih tinggi

"Dengan Institut Teknologi Kesehatan, khususnya di Indonesia bagian Timur dapat memicu anak daerah untuk bersekolah dengan pendidikan yang lebih tinggi," ucapnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per Februari 2020, jumlah dokter di Indonesia sebanyak 81.011 orang. Paling banyak berada di DKI Jakarta yakni 11.365 dokter.

Daerah dengan jumlah dokter terbanyak yakni Jawa Timur 10.802, Jawa Tengah 9.747 dan Jawa Barat 8.771. Persebaran dokter di luar Pulau Jawa paling banyak berada di Sumatera Utara, yakni 4.421 dan Bali 2.651 dokter.

(mln/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]