Jokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis dan Pancasilais

CNN Indonesia | Jumat, 14/08/2020 10:28 WIB
Presiden Jokowi meminta tak ada pihak yang merasa paling agamis maupun pancasilais, atau merasa paling benar dan enggan disalahkan. Presiden Jokowi menyindir pihak yang merasa paling agamis maupun pancasilais. (Foto: Muchlis - Biro Pers Setpres)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo mengingatkan agar jangan ada yang merasa paling agamis maupun Pancasilais.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan pidato pada Sidang Tahunan MPR/DPR diakses dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (14/8).

"Jangan ada yang merasa paling agamis sendiri. Jangan ada yang merasa paling Pancasilais sendiri," ujar dia.


Jokowi mengatakan bahwa demokrasi memang menjamin kebebasan. Namun, ia menegaskan bahwa kebebasan itu harus tetap menghargai hak orang lain.

"Jangan ada yang merasa paling benar sendiri dan yang lain dipersalahkan," katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, semua yang merasa paling benar dan memaksakan kehendak itu biasanya merupakan tindakan yang tidak benar. Ia meyakini bahwa rakyat Indonesia yang beragam tak akan melakukan hal itu.

"Kita beruntung bahwa mayoritas rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote menjunjung tinggi kebersamaan
dan persatuan, penuh toleransi dan saling peduli, sehingga masa-masa sulit sekarang ini bisa kita, tangani secara baik," ucap Jokowi.

"Sehingga masa-masa sulit sekarang ini bisa kita tangani secara baik," imbuhnya.

(psp/arh)

[Gambas:Video CNN]