Kasus Syekh Ali Jaber, PKS Serukan Darurat Perlindungan Ulama

CNN Indonesia | Senin, 14/09/2020 10:43 WIB
PKS menyebut kasus penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber menegaskan kebutuhan akan Undang-undang Perlindungan Ulama, yang diusulkan PKS di periode kali ini. Ilustrasi pengajian mendengarkan ceramah dari ulama. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Bukhori Yusuf menyatakan Indonesia darurat perlindungan ulama usai pendakwah Syekh Ali Jaber diserang orang tidak dikenal saat berdakwah di Lampung.

Bukhori mengatakan peran ulama atau tokoh agama lainnya sangat strategis di tengah masyarakat. Namun belum ada jaminan perlindungan yang jelas dari negara terhadap mereka.

"Kondisi ini menandakan semakin daruratnya perlindungan terhadap tokoh agama. Padahal, para tokoh agama ini berhak memperoleh perlindungan dari tindakan persekusi, kekerasan fisik maupun nonfisik, bahkan ancaman hukum saat melakukan perannya dalam menyampaikan ajaran agama," kata Bukhori kepada wartawan, Senin (14/9).


Bukhori menyebut kasus penyerangan terhadap ulama sudah sering terjadi di Indonesia. Mengutip data Bareskrim Polri, ia menyebut ada 21 kasus penyerangan terhadap ulama di tahun 2018. Penyerangan tak hanya berujung pada luka biasa. Namun juga kematian seperti pada kasus penyerangan terhadap Pengurus Ormas Islam Persis Ustaz Prawoto di Bandung.

Padahal, kata Bukhori, Undang-undang Dasar 1945 mengatur kebebasan memeluk agama pada pasal 28E ayat (1) dan 29 ayat (2). Pasal 28G UUD 1945 juga melindungi setiap warga negara dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau bertindak.

"Kekerasan terhadap tokoh agama merupakan serangan terhadap konstitusi sekaligus wujud pelanggaran HAM," ujarnya.

Bukhori berpendapat Indonesia harus segera menjamin perlindungan para ulama dalam berdakwah. PKS sendiri sedang mengusulkan Undang-undang Perlindungan Ulama di periode kali ini.

"Kami harap, dalam waktu dekat bisa segera merumuskan strategi yang lebih komprehensif untuk melindungi para tokoh agama," tuturnya.

Sebelumnya, pendakwah Syekh Ali Jaber diserang orang tidak dikenal saat berdakwah di Lampung, Minggu (14/9). Ali diserang saat sedang berinteraksi dengan jemaah.

Akibat serangab itu, ia mengalami luka di lengannya karena serangan senjata tajam. Ali sempat dibawa ke Puskesmas Gedong Air untuk menjalani perawatan.

(dhf/ain)

[Gambas:Video CNN]