Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia dan Bukti Covid-19 Nyata

CNN Indonesia | Kamis, 17/09/2020 09:08 WIB
Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia usai terpapar virus corona. Ia dimakamkam di tanah pemakaman keluarga, kawasan Rorotan, Jakarta Utara. Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia setelah terpapar virus corona. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah meninggal dunia usai positif terpapar virus corona (Covid-19), Rabu (16/9). Saefullah sempat dirawat beberapa hari di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan kondisi sebelum Saefullah masuk rumah sakit dan dinyatakan positif Covid-19. Anies menyebut Saefullah sempat mengikuti rapat paripurna di DPRD Jakarta, Senin pekan lalu.

Saat itu, kata dia, Saefullah sempat mengirim pesan singkat kepadanya di tengah rapat. Dalam pesan tersebut, Saefullah mengaku tengah tak enak badan.


"Dalam sebuah rapat saya sampaikan, dalam pengalaman saya bekerja sama Pak Sekda, tidak pernah beliau izin pamit karena sakit," ujar Anies.

Sejak beberapa hari lalu, Saefullah memang sudah menjalani perawatan intensif. Keadaan kesehatan Saefullah memburuk sampai akhirnya menutup mata.

Ia pun dinyatakan positif Covid-19. Saefullah juga memiliki penyakit bawaan, seperti asam urat, asam lambung, mag, dan beberapa penyakit lainnya.

Jenazah Saefullah mendapat penghormatan dan dibawa ke Balai Kota, meskipun meninggal dalam kondisi positif Covid-19. Dalam kesempatan ini, Anies mengingatkan ancaman Covid-19 itu nyata.

"Saya harap bagi seluruh masyarakat Jakarta, jadikan ini sebagai sebuah pelajaran. Kondisinya memang mengkhawatirkan dalam artian sesungguhnya," kata Anies

Anies mengatakan semua data mengenai kasus Covid-19 merupakan gambaran situasi penyebaran virus di Ibu Kota.

"Covid itu nyata, risikonya besar, dan ini (wafatnya Saefullah adalah contoh nyata risiko terburuk bila terpapar Covid, dan yang terpapar adalah saudara kita sendiri," ujarnya.

Hingga Kamis (17/9), jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Jakarta diketahui sudah mencapai 58.458 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 44.251 orang dinyatakan sembuh dan 1.498 orang meninggal dunia.

Sementara, jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 12.709. Mereka masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Kepergian Saefullah mengundang duka bagi banyak pihak, termasuk Presiden Joko Widodo. Jokowi menyampaikan ungkapan duka cita atas meninggalnya Saefullah.

"Turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Saefullah, Sekda DKI Jakarta, siang tadi. Saya mengingat almarhum sebagai rekan kerja yang ramah, pekerja keras dan cepat," kata Jokowi dalam tulisan di twitter pribadinya @jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga berbelasungkawa atas kepergian Saefullah. Menurutnya, Saefullah adalah sosok yang rajin dan pekerja keras.

"Pak Sekda rajin dan pekerja keras juga tanggung jawab," kata Ahok kepada CNNIndonesia.com.

(ctr/fra)

[Gambas:Video CNN]