Kasus Corona di 9 Provinsi Prioritas Luhut Terus Melonjak

CNN Indonesia | Jumat, 18/09/2020 17:11 WIB
Sejak mendapat atensi Jokowi dengan memerintahkan Luhut Binsar, kasus positif, pasien sembuh maupun meninggal di sembilan provinsi masih terus bertambah. Kasus positif Covid-19, pasien sembuh maupun meninggal masih terus bertambah dari sembilan provinsi prioritas. Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala BNPB Doni Monardo menurunkan kasus Covid-19 di sembilan provinsi dalam waktu dua minggu.

Sembilan provinsi tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, dan Papua.

Jokowi menunjuk Luhut sejak Selasa (15/9) lalu. Mantan wali kota Solo itu meminta agar jumlah kasus harian dan angka kematian dapat ditekan, sementara angka kesembuhan meningkat.


Merujuk data Kementerian Kesehatan, kasus positif, pasien sembuh, dan angka kematian masih menunjukkan tren peningkatan sejak Luhut ditunjuk sampai hari ini, Jumat (18/9).

Pada Selasa (15/9), jumlah kumulatif kasus positif di sembilan provinsi itu, yakni Jakarta 56.175 kasus, Jawa Timur 38.809 kasus, Jawa Tengah 18.111 kasus, Jawa Barat 14.938 kasus.

Kemudian Sulawesi Selatan 13.583 kasus, Kalimantan Selatan 9.500 kasus, Sumatera Utara 8.808 kasus, Bali 7.380 kasus, dan Papua 4.637 kasus.

Pada hari itu terjadi tambahan kasus positif harian masing-masing Jakarta 1.076 kasus, Jawa Timur 378 kasus, Jawa Barat 347 kasus, Jawa Tengah 198 kasus, Jawa Barat 347 kasus.

Kemudian Sulawesi Selatan 107 kasus, Kalimantan Selatan 77 kasus, Sumatera Utara 249 kasus, Bali 140 kasus, dan Papua 65 kasus.

Sementara jumlah kumulatif kasus kematian Covid-19 pada hari itu di masing-masing provinsi, yakni Jakarta 1.450 orang, Jawa Timur 2.832 orang, Jawa Tengah 1.165 orang, Jawa Barat 305 orang.

Kemudian Sulawesi Selatan 383 orang, Kalimantan Selatan 390 orang, Sumatera Utara 367 orang, Bali 184 orang, dan Papua 59 orang.

Hari itu, pasien Covid-19 yang meninggal dalam kurun waktu 24 jam di sembilan provinsi, masing-masing Jakarta 32 orang, Jawa Timur 32 orang, Jawa Tengah 12 orang, Jawa Barat 6 orang.

Kemudian Sulawesi Selatan nihil, Kalimantan Selatan 1 orang, Sumatera Utara 6 orang, Bali 5 orang, dan Papua 2 orang.

Sedangkan jumlah kumulatif kasus sembuh di masing-masing sembilan provinsi tersebut pada hari itu, yakni Jakarta 43.226 orang, Jawa Timur 31.243 orang, Jawa Tengah 11.508 orang, Jawa Barat 8.106 orang.

Kemudian Sulawesi Selatan 10.213 orang, Kalimantan Selatan 7.530 orang, Sumatera Utara 5.253 orang, Bali 5.837 orang, dan Papua 3.422 orang.

Saat itu, pasien sembuh di Jakarta dalam waktu sehari semalam bertambah 981 orang, Jawa Timur 338 orang, Jawa Tengah 187 orang, Jawa Barat 257 orang.

Kemudian Sulawesi Selatan nihil, Kalimantan Selatan 56 orang, Sumatera Utara 90 orang, Bali 55 orang, dan Papua 20 orang.

Petugas medis menyiapkan sampel tes swab di Halaman Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (9/6/2020). Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah Kabupaten dan Kota terus berupaya mengendalikan penyebaran COVID-19 dengan melakukan pelacakan melalui tes diagnostik cepat (Rapid Test) maupun swab terhadap warga di Provinsi Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.Petugas medis menyiapkan sampel tes swab di Halaman Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (9/6). (Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
 

Rabu 16 September

Selang sehari, kasus positif, kematian, maupun pasien sembuh di sembilan provinsi tersebut ada yang bertambah maupun nihil kasus.

Untuk kasus positif harian, Jakarta bertambah 1.294 orang, Jawa Timur 372 orang, Jawa tengah 340 orang, Jawa Barat 293 orang, Sulawesi Selatan 164 orang, Kalimantan Selatan 11 orang, Sumatera Utara 126 orang, Bali 49 orang, dan Papua 126 orang.

Kasus kematian dalam 24 jam di Jakarta bertambah 31 orang, Jawa Timur 35 orang, Jawa Tengah 14 orang, Jawa Barat 1 orang, Sulawesi Selatan 3 orang, Kalimantan Selatan 2 orang, Sumatera Utara dan Bali masing-masing 4 orang, serta Papua nihil.

Untuk pasien Covid-19 sembuh juga bertambah. Di Jakarta bertambah 945 orang, Jawa Timur 341 orang, Jawa Tengah 124 orang, Jawa Barat 213 orang, Sulawesi Selatan 132 orang, Kalimantan Selatan 57 orang, Sumatera Utara 66 orang, Bali 50 orang, serta Papua 10 orang.

17 September

Pada hari kedua setelah Luhut mendapat perintah Jokowi, kasus Covid-19, baik kasus harian, pasien meninggal maupun masih terus bertambah.

Untuk kasus positif, di Jakarta bertambah 1.113 orang, Jawa Timur 327 orang, Jawa Tengah 293 orang, Jawa Barat 353 orang, Sulawesi Selatan 120 orang, Kalimantan Selatan 36 orang, Sumatera Utara 117 orang, Bali 63 orang, dan Papua sebanyak 73 orang.

Pasien Covid-19 yang meninggal di Jakarta bertambah 14 orang, Jawa Timur 29 orang, Jawa Tengah 16 orang, Jawa Barat 3 orang, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua nihil, Sumatera Utara 8 orang, serta Bali 6 orang.

Sementara pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Jakarta bertambah 952 orang, Jawa Timur 281 orang, Jawa Tengah 230 orang, Jawa Barat 331 orang, Sulawesi Selatan 12 orang, Kalimantan Selatan 37 orang, Sumatera Utara 71 orang, Bali 92 orang, dan Papua 16 orang.

Infografis Klaster Besar Covid-19 Jakarta, Kementerian TerbanyakFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Infografis Klaster Besar Covid-19 Jakarta, Kementerian Terbanyak

18 September

Pada hari ini, Jumat (18/9), kasus positif, pasien sembuh maupun meninggal juga masih bertambah di beberapa provinsi, termasuk sembilan provinsi prioritas Jokowi ini.

Kasus positif di Jakarta bertambah 1.258 orang, Jawa Timur 485 orang, Jawa Tengah 198, Jawa Barat 341 orang, Sulawesi Selatan 159 orang, Kalimantan Selatan 25 orang, Sumatera Utara 125 orang, Bali 51 orang, dan Papua 58 orang.

Untuk pasien Covid-19 meninggal di Jakarta bertambah 22 orang, Jawa Timur 26 orang, Jawa Barat 2 orang, Sulawesi Selatan 1 orang, Kalimantan Selatan 2 orang, Sumatera Utara 10 orang, Bali 5 orang, dan Papua 5 orang.

Sementara pasien Covid-19 yang sembuh di Jakarta bertambah 1.028 orang, Jawa Timur 527 orang, Jawa Tengah 420 orang, Jawa Barat 288 orang, Sulawesi Selatan 64 orang, Kalimantan Selatan 199 orang, Sumatera Utara 71 orang, Bali 94 orang, dan Papua 62 orang.

Secara kumulatif per Jumat (18/9), kasus positif di Jakarta mencapai 59.840 orang, dengan 46.151 orang sembuh dan 1.517 orang meninggal dunia.

Jawa Timur memiliki 39.993 orang positif Covid-19, dengan 32.393 orang sembuh dan 2.922 orang.

Di Jawa Tengah kasus positif Covid-19 telah mencapai 18.942 orang. Dari jumlah tersebut, 12.282 orang sembuh dan 1.203 orang meninggal dunia.

Kasus positif Covid-19 Jawa Barat sebanyak 15.925 orang, dengan 8.938 orang dinyatakan sembuh dan 311 orang meninggal dunia.

Kemudian Sulawesi Selatan tercatat memiliki 14.026 orang positif Covid-19. Dari jumlah itu, 10.421 orang dinyatakan sembuh dan 387 orang meninggal dunia.

Kalimantan Selatan tercatat kasus positif Covid-19 mencapai 9.572 orang, dengan 7.823 orang dinyatakan sembuh dan 394 orang lainnya meninggal.

Sementara di Sumatera Utara kasus positif Covid-19 sebanyak 9.176 orang. Dari jumlah itu, 5.461 orang sembuh dan 389 orang meninggal dunia.

Bali tercatat mempunyai 7.543 orang positif Covid-19, dengan 6.073 orang sembuh, dan 199 orang meninggal dunia.

Terakhir kasus positif Covid-19 di Papua sebanyak 4.894 orang. Dari jumlah tersebut 3.515 orang dinyatakan sembuh, dan 69 orang meninggal dunia.

Tingkat Kematian

Jika melihat data yang disajikan Kemenkes ini, Jawa Timur dan Jawa Tengah menempati posisi dua teratas dengan tingkat kematian pasien positif Covid-19 tinggi.

Jawa Timur memiliki case fatality rate sebesar 7,3 persen dan Jawa Tengah 6,4 persen. Posisi selanjutnya Sumatera Utara 4,2 persen, Kalimantan Selatan 4,1 persen.

Kemudian Sulawesi Selatan 2,7 persen, Bali 2,6 persen, Jakarta 2,5 persen, Jawa Barat 1,9 persen, dan Papua 1,4 persen.

(fra)

[Gambas:Video CNN]