Antisipasi Banjir, DKI Siagakan 54 Alat Berat

CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 23:56 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut 54 alat berat dikerahkan untuk mengeruk waduk supaya ancaman banjir bisa dikurangi. DKI siagakan 54 alat berat untuk atisipasi banjir. CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya sudah melakukan persiapan dalam menyambut datangnya musim hujan. Salah satunya dengan mengerahkan seluruh alat berat untuk melakukan pengerukan waduk demi mencegah banjir.

"Jadi kami sudah menyiapkan dan 54 ekskavator beko dan sebagainya yang akan melakukan pengerukan sepanjang hari," kata Riza di Jakarta, Selasa (22/9).

Ia berharap pengerukan itu bisa mengurangi dan menjadi terobosan mengurangi banjir Jakarta. Selain mengerahkan alat berat, demi meminimalisir terjadinya banjir, pihaknya juga membuat sodetan.


"Sepanjang tahun, beko atau ekskavator kami pekerjakan seluruh jajaran kami untuk mengeruk sungai sungai di Jakarta waduk dan situ. Mudah-mudahan bisa mengurangi. Dan itu juga membuat terobosan membuat sodetan sodetan mengatur puntu air," terang dia.

Mengenai banjir awal pekan kemarin, Riza  mengatakan dipicu Katulampa yang sempat menduduki status siaga 1. Namun semalam Katulampa sudah masuk ke siaga 4 dan dirinya beserta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan sempat mengecek ke lapangan.

"Tadi malam Pak Gubernur, saya dan jajaran juga mengecek langsung ke Pintu Air Manggarai. Kami sudah siapkan beberapa alat berat termasuk truk untuk mengambil sampah," jelas dia.

Sebagai bentuk penanganan, DKI, kata Riza sudah menyiapkan sejumlah titik penampungan pengungsi. Disebutkan Riza bahwa titik penampungan disiapkan dua kali lipat lebih banyak.

"Dan kami juga sudah menyiapkan titik titik jumlah penampungan yang jumlahnya dua kali lipat karena ini masa pandemi," tutup dia.

Banjir menggenangi Jakarta sejak Senin (21/9) malam hingga Selasa (22/9) pagi tadi. Banjir dipicu hujan ekstrem yang melanda sekitar wilayah Jakarta seperti Depok dan Bogor.

Data dari BPBD DKI Jakarta banjir menggenangi 63 RT serta ada 23 jalan.

(ctr/agt)

[Gambas:Video CNN]