Said Aqil: Positif Covid Jangan Malu, Bukan Aib

CNN Indonesia | Kamis, 24/09/2020 05:54 WIB
Ketum PBNU Said Aqil Siraj mencoba membesarkan hati para pasien Covid-19, terutama OTG, agar tak perlu minder setelah dikonfirmasi positif Corona. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siraj. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj menegaskan orang yang positif terpapar virus corona (Covid-19) bukanlah suatu aib. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak perlu malu bila hasil pemeriksaan menunjukkan positif terinfeksi corona.

"Orang yang kena Covid itu tidak aib, bukan aib, itu merupakan penyakit. Kita jangan merasa malu atau minder," kata Said saat membuka Konferensi Besar NU yang disiarkan secara daring, Rabu (23/9).

Lebih lanjut, Said menegaskan virus merupakan sebuah penyakit yang bisa menjangkiti siapapun tanpa peduli latar belakangnya. Oleh karena itu, ia kembali menegaskan agar masyarakat tak perlu malu bila terjangkit virus tersebut.


"Itu bukan aib, itu sunatullah, kena virus, biasa," ujarnya.

Di satu sisi, Said menilai pandemi covid-19 di Indonesia sampai saat ini belum terkendali. Bahkan, kasus positif Covid-19 di Indonesia belakangan ini terus menyentuh rekor harian di atas 4000 kasus.

Untuk Diketahui, penambahan kasus harian dalam sepekan belakangan ini berhasil menyentuh angka 4.000 kasus, termasuk pada Rabu (23/9) yang tercatat sebagai rekor baru tambahan positif Covid-19 yakni 4.465 kasus baru.

Said juga menyatakan sudah banyak tokoh masyarakat dan pejabat yang terkena virus tersebut. Ia mencontohkan mulai dari pejabat di Kementerian Agama, pejabat di pemerintahan daerah hingga para kiai dan ustaz tak luput dari infeksi virus tersebut.

"Tapi yang sembuh juga banyak alhamdulillah. Tanda-tanda covid landai belum ada. Malah makin bertambah, yang udah daerah hijau aja bisa merah lagi," kata dia.

Melihat hal itu, Said berharap pandemi virus corona saat ini membuat semua pihak bisa mengambil hikmah dan pembelajaran penting. Ia turut berharap pandemi covid bisa dikendalikan dengan baik khususnya oleh pemerintah dan masyarakat secara umum.

"Semoga pandemi bisa dikendalikan dan kita diberikan kesehatan oleh Allah," kata dia.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per Rabu (23/9) Jumlah kumulatif kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia mencapai 257.388 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 187.958 orang dinyatakan telah sembuh dan 9.977 orang meninggal dunia.

(rzr/kid)

[Gambas:Video CNN]