Update Corona DKI 25 September: 68.927 Positif, 54.352 Sembuh

CNN Indonesia | Jumat, 25/09/2020 19:19 WIB
Total kasus positif di Jakarta sejak awal pandemi pada Maret lalu sampai saat ini sebanyak 68.927 kasus. Petugas PPSU membuat mural pesan waspada penyebaran virus Corona di kawasan Bukit Duri, Jakarta, 27 Agustus 2020. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus positif virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta bertambah 1.289 kasus, Jumat (25/9). Dengan demikian, total kasus positif di Jakarta sejak awal pandemi pada Maret lalu sampai saat ini sebanyak 68.927 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan penambahan kasus hari ini lantaran terdapat akumulasi data beberapa hari sebelumnya.

"Total penambahan kasus positif sebanyak 1.289 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 395 kasus dari 14 hari sebelumnya dari 1 laboratorium yang baru dilaporkan," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9).


Dwi mengatakan jumlah kasus aktif di Jakarta saat ini sebanyak 12.898. Mereka masih menjalani perawatan intensif dan menjalani isolasi mandiri.

Untuk jumlah pasien yang sembuh dari Covid di Jakarta sampai hari ini mencapai 54.352 kasus, dengan tingkat kesembuhan 78,9 persen.

Sedangkan, jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Jakarta sampai saat ini mencapai 1.677 orang, dengan tingkat kematian 2,4 persen. Angka itu masih lebih rendah dibanding tingkat kematian secara nasional sebesar 3,8 persen.

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan DKI hari ini telah dilakukan tes PCR terhadap 10.834 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.144 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru, dengan hasil 894 positif dan 7.250 negatif.

Positivity rate atau persentase kasus positif di Jakarta selama sepekan terakhir sebesar 10,9 persen. Sedangkan persentase kasus positif di Jakarta secara total sebesar 7,8 persen.

Angka tersebut masih di atas standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) sebesar 5 persen.

(dmi/kid)

[Gambas:Video CNN]