Melihat Corona 9 Provinsi Usai 2 Pekan Ditangani Luhut

CNN Indonesia | Senin, 28/09/2020 20:52 WIB
Presiden Jokowi menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan untuk menangani kasus corona di 9 provinsi dengan kasus tertinggi dan menargetkan bisa turun dalam 2 pekan. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hampir dua pekan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo bersama-sama mencoba menurunkan kasus Covid-19 di 9 provinsi.

Pada 15 September lalu keduanya mendapat mandat dari Presiden Joko Widodo kepada Luhut dan Doni untuk menurunkan kasus Covid-19, angka kematian, dan meningkatkan kesembuhan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, dan Papua.

Berdasarkan laman https://covid19.go.id/, grafik tambahan kasus covid-19 secara nasional dalam rentang waktu 15-28 September, cenderung meningkat.


Pada 15 September, tambahan kasus positif sebanyak 3.507, kemudian meningkat 3.963 pada keesokannya (16/9). Lalu setelahnya menurun ke 3.635 (17/9), namun meningkat kembali 3.891 (18/9).

Setelahnya, tambahan kasus terus meningkat hingga capaian 4.168 kasus pada (19/9), atau kali pertama menembus angka 4.000 kasus harian.

Bukannya menurun, tambahan kasus positif terus meningkat di angka 4.000 kasus. Bahkan tercatat tiga kali rekor berturut-turut pada 23-25 September.

Tambahan kasus pada 23 September sebanyak 4.465, 24 September 4.634, 25 September 4.823.

Dua hari selanjutnya pada 26-27 September, tambahan kasus Covid-19 mengalami penurunan, meski masih berada di angka 4.000 kasus dalam sehari. Tepatnya 4.494 (26/9), dan 3.874 pada (27/9).

Sementara hari ini ada tambahan kasus sebanyak 3.509 kasus positif covid-19.

Secara akumulatif kasus positif selama September mencapai 103.926 kasus. Jauh lebih tinggi dari akumulatif kasus pada Agustus 66.420 kasus.

Sementara periode 15-28 September ada penambahan 57.199 kasus baru.

Di 9 provinsi prioritas, akumulasi kasus positif selama dua minggu berturut-turut mengalami penurunan, meski ada beberapa provinsi masih menunjukkan peningkatan kasus.

Pada 15-21 September, di mana minggu pertama Luhut dan Doni menangani pandemi di 9 provinsi prioritas, akumulasi kasus Covid-19 di sana terhitung 27.329 kasus.

Kemudian minggu kedua menggunakan perhitungan 22-28 September sebanyak 19.836 kasus positif. Angka ini lebih rendah dibanding pekan sebelumnya.

Secara rinci, di 9 Provinsi prioritas seperti DKI Jakarta mencatat 8.219 kasus pada minggu pertama, kemudian turun pada minggu kedua 8.022 kasus.

Di Jawa Barat terjadi peningkatan, minggu pertama 2.911 kasus dan minggu kedua 3.941 kasus. Jawa Tengah 1.841 kasus minggu pertama dan 2.176 kasus minggu kedua.

Jawa Timur 2.645 kasus di minggu pertama, menurun di minggu ke dua menjadi 2.098 kasus. Kalsel 394 kasus, dan 420 kasus di minggu ke dua. Sulawesi Selatan 927 kasus minggu pertama dan 951 kasus di minggu kedua.

Lalu di Bali 576 kasus di minggu pertama dan 751 kasus pada minggu kedua, Sumatera Utara 909 kasus minggu pertama dan 655 kasus di minggu kedua. Terakhir, Provinsi Papua 604 kasus dan meningkat 823 kasus di minggu kedua.

Kemudian pada kasus kematian secara nasional dilihat dari grafik milik Satgas Covid-19 masih fluktuatif, namun cenderung menurun setelah tembus rekor 160 kematian dalam sehari.

Pada minggu pertama Luhut dan Doni menurunkan angka kematian di 9 provinsi, telah terakumulasi angka kematian berjumlah 608. Kemudian menurun di minggu kedua 569.

Namun ada kenaikan angka kematian di Jawa Barat, pada minggu pertama tercatat 20 kasus kematian, meningkat di minggu kedua 71 kasus.

Lalu kasus sembuh, dilihat berdasarkan grafik sembuh nasional masih fluktuatif. Beberapa kali kasus sembuh menunjukkan kenaikan yakni pada 18 September (4.022 kasus), dan 25 September (4.343 kasus).

Kasus sembuh di 9 provinsi meningkat pada minggu kedua sebanyak 19.609 kasus, dari minggu sebelumnya 15.701 kasus.

Hingga 28 September 2020, jumlah kasus positif di 9 provinsi tersebut adalah:

1. Bali: Positif 8.639 positif, 7.126 sembuh, 263 meninggal

2. DKI Jakarta: 71.339 positif, 57.657 sembuh, 1.695 meninggal

3. Jawa barat: 21.443 positif, 13.181 sembuh, 390 meninggal

4. Jawa Tengah: 21.930 positif, 15.574 sembuh, 1.397 meninggal

5. Jawa Timur: 43.174 positif, 36.323 sembuh, 3.138 meninggal

6. Kalimantan Selatan: 10.237 positif, 8.682 sembuh, 417 meninggal

7. Sulawesi Selatan: 15.354 positif, 11.503 sembuh, 413 meninggal

8. Sumatera Utara: 10.123 positif, 6.636 sembuh, 423 meninggal

9. Papua: 5.999 positif, 3.743 sembuh, 80 meninggal

(mel/wis)

[Gambas:Video CNN]