Jampidsum: Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran Kejagung

AFP | CNN Indonesia
Rabu, 21 Okt 2020 22:40 WIB
Jampidsum Fadil Zumhana mengatakan tidak menemukan unsur kesengajaan dalam insiden kebakaran Gedung Kejaksaan Agung pada Agustus lalu. Kebakaran gedung Kejagung pada Agustus lalu. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jaksa Agung Muda Pidana Umum Fadil Zumhana mengatakan bahwa tidak ditemukan unsur kesengajaan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu dalam insiden kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung Agustus lalu. 

Dia menuturkan hal itu usai melakukan ekspose atau gelar perkara antara jaksa peneliti kasus dengan penyidik dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Rabu (21/10).

"Gak ada (unsur kesengajaan), jadi (Kebakaran) itu karena kealpaan. (Pasal) 188 (KUHP)," kata Fadil kepada wartawan di Kompleks Kejagung, Jakarta, Rabu (21/10).

Dia menuturkan pernyataannya tersebut berdasarkan dengan sejumlah alat bukti yang selama ini ditemukan oleh penyidik.

Meski demikian, dia enggan merinci lebih lanjut mengenai substansi penyidikan yang saat ini sedang dilakukan oleh aparat kepolisian.

"Saya bicara alat bukti. Karena kealpaan, nanti kealpaannya bagaimana, kita lihat perkembangannya di persidangan," ucapnya lagi.

Fadil menjelaskan bahwa dari serangkaian kegiatan gelar perkara yang dilakukan dengan Jaksa Peneliti, penyidik sendiri sudah akan menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Hanya saja, kata dia, waktu dan juga proses penetapan tersebut tergantung pada Bareskrim Polri itu sendiri. Sehingga, pihaknya tidak dapat ikut campur dalam prosesnya.

"Kami kan ini koordinasi, mereka melaporkan perkembangan penyidikan pada kami. Kami beri petunjuk supaya berkas nanti harus ada ini ini ini," pungkas dia.

Sebagai informasi, Polri menyatakan bakal melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka pada Jumat (23/10) mendatang. Penyidikan kasus ini sendiri telah berjalan lebih dari sebulan sejak diumumkan pada September lalu.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan bahwa kebakaran bukan terjadi karena arus pendek atau korsleting listrik, namun karena nyala api terbuka (open flame). Oleh sebab itu, polisi menduga telah terjadi pelanggaran tindak pidana dalam insiden kebakaran tersebut. 

(mjo/evn)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER