Saksi Bentrok Surabaya: Mobil Terguling, Pos Polisi Dibakar

CNN Indonesia | Kamis, 08/10/2020 20:48 WIB
Mobil Jatanras Polda Jawa Timur rusak dan terguling, sementara Pos Polisi di Tunjungan Plaza hancur dibakar dalam aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja. Pos Polisi di depan Tunjungan Plaza, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Surabaya, hancur akibat bentrok massa dengan aparat dalam aksi demo tolak Omnibus Law, Kamis (8/10). (CNN Indonesia/ Farid)
Surabaya, CNN Indonesia --

Massa aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, terlibat bentrok dengan aparat keamanan. Pos polisi di depan Tunjungan Plaza, atau Jalan Jenderal Basuki Rahmat, dibakar massa.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.00 WIB, saat bentrokan pecah di sekitar Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. Selain pos polisi massa juga momblokade jalan.

Selain itu, satu mobil Jatanras Polda Jatim, bertuliskan Team Jogo Suroboyo dipecahkan kaca, dan digulingkan oleh massa.


Aksi Tolak Omnibus Law Cipta Kerja di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berlangsung ricuh. Pos polisi di depan Tunjungan Plaza, atau Jalan Jenderal Basuki Rahmat, dibakar massa.Mobil Jatanras Polda Jatim dirusak dan digulingkan dalam bentrok aksi tolak Omnibus Law di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/10). Foto: (CNN Indonesia/ Farid)

Polisi kemudian memukul mundur massa hingga ke Jalan Tunjungan. Gas air mata ditembakkan. Sejumlah demonstran berhasil ditangkap.

Tak hanya itu bentrokan juga terjadi di persimpangan depan Balai Pemuda Surabaya. Massa datang dari tiga arah, yakni Jalan Yos Sudarso, Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Pemuda.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, situasi di depan Gedung Negara Grahadi telah lengang. Sejumlah personel pemadam kebakaran melakukan pemadaman. 

(frd/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK