Halte Trans Jakarta yang Rusak di Thamrin Kembali Beroperasi

CNN Indonesia
Senin, 12 Oct 2020 09:21 WIB
Halte Transjakarta Sarinah, Bundaran HI, dan Halte Tosari yang kebakar saat aksi tolak Citpaker pada Kamis lalu, hari ini terpantau beroperasi terbatas. Petugas membersihkan sisa kerusakan halte transjakarta yang hancur saat aksi unjuk rasa menolak pengesahaan UU Cipta Kerja. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Halte Transjakarta Sarinah dan Bundaran HI di Jalan MH Thamrin dan Halte Tosari di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, yang rusak dilalap api saat aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja Kamis (8/10) lalu kini sudah mulai beroperasi kembali secara terbatas pada Senin (12/10).

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com sekitar pukul 08.00 WIB, Halte di 3 tempat tersebut sudah mulai melayani penumpang untuk naik dan turun Bus Transjakarta.

Para petugas Transjakarta sudah sibuk mengatur lalu lintas penumpang naik dan turun Bus. Meski demikian, tiga halte tersebut belum bisa dioperasikan secara penuh karena masih dalam tahap perbaikan.


Terlihat, bagian yang sedang dalam proses perbaikan dipasang penutup seng dan spanduk untuk memudahkan proses pengerjaan. Sementara di sisi lainnya yang sudah direnovasi bisa digunakan untuk melayani penumpang.

Beberapa pekerja terlihat sedang melakukan renovasi dan perbaikan terhadap kerusakan. Kegiatan mengecat dan mengganti beberapa bagian halte terus dilakukan.

Selain itu, proses pembayaran juga sudah bisa dilakukan dengan media QR Code maupun dengan kartu elektronik di halte-halte tersebut tersebut.

Terlihat pula penjagaan ekstra dari aparat TNI yang bersiaga di Halte Tosari. Selain itu, terdapat petugas Dinas Perhubungan terlihat mengatur lalu lintas penyeberangan di sekitar halte.

Sisa kerusakan Halte Transjakarta Bundaran HI  yang dibakar saat aksi unjuk rasa menolak pengesahaan UU Cipta Kerja. Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020. CNN Indonesia/ Adhi WicaksonoSisa kerusakan Halte Transjakarta Bundaran HI yang dibakar saat aksi unjuk rasa menolak pengesahaan UU Cipta Kerja. Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)

Arini, salah satu pengguna Halte Tosari mengaku terganggu dengan adanya pengerjaan di area keluar masuk halte tersebut. Ia juga menyesalkan tindakan perusakan halte tersebut oleh para perusuh saat demonstrasi berlangsung Kamis lalu. Fasilitas publik, kata dia, tak seharusnya ikut dirusak oleh massa.

"Ya ini kan masih pengerjaan ya, berbeda dari sebelumnya sebelum dirusak. Semoga dibenahi dengan cepat agar penumpang bisa nyaman mengaksesnya kembali," kata Arini.

Sebelumnya, PT Transportasi Jakarta memperkirakan puluhan halte Transjakarta yang rusak akibat rusuh aksi penolakan UU Cipta Kerja bisa beroperasi penuh kembali sebelum akhir 2020.

Sebelumnya, setidaknya ada 46 halte terdampak akibat demo UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp65 miliar.

(rzr/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER