Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng Ditahan Polisi

CNN Indonesia | Selasa, 13/10/2020 11:04 WIB
Polda Jateng menyatakan Endar diduga terlibat dalam kasus penipuan bermodus investasi. Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutrisna. (Foto: CNN Indonesia/Damar Sinuko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Komnas Perlindungan Anak Jawa Tengah Endar Susilo ditahan Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah karena diduga melakukan aksi penipuan bermodus investasi.

Penahanan terhadap Endar dilakukan pada Selasa (29/9) seiring statusnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutrisna mengatakan tersangka Endar sempat dibantarkan penahanannya karena sempat dinyatakan positif Covid-19.


"Kami lakukan penahanannya pada 29 September. Terus kita bantarkan selama 10 hari karena ternyata yang bersangkutan positif Covid. Pada tanggal 10 Oktober, kita lakukan penahanan kembali karena yang bersangkutan telah negatif," kata Iskandar di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (13/10).

Endar dilaporkan oleh seseorang bernama Andy Setyawan, yang mengaku telah mengalami kerugian senilai Rp500 juta. Korban menyatakan dirinya dijanjikan menjadi Direktur PT Multi Usaha Karya, perusahaan milik Endar, dengan syarat sanggup berinvestasi Rp500 juta.

"Modus operandinya bisnis bareng. Korban diminta investasi uang dengan dijanjikan jabatan Direktur dan keuntungan besar. Tapi setelah menyetor uang, janji itu tidak pernah terlaksana," kata Iskandar.

Komnas Perlindungan Anak merupakan organisasi sipil dan bukan lembaga negara seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Endar Susilo sendiri sempat melaporkan pengusaha Pujiono Cahyo Widianto atau yang akrab disapa Syeh Puji pada Desember 2019, atas dugaan pencabulan. Namun setelah dilakukan penyelidikan, Polisi menyatakan tidak dapat melanjutkan proses hukum karena tidak ada saksi dan bukti yang kuat.

(dmr/asa)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK