Survei Indikator Sebut Kepercayaan Publik ke Terawan Naik

CNN Indonesia | Minggu, 18/10/2020 22:40 WIB
Dari hasil survei, sekitar 45 persen responden percaya terhadap Terawan mengatasi pandemi, sementara 17 persen tak percaya bisa mengatasi pandemi Covid-19. Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan kepercayaan publik ke Menkes Terawan naik pada September 2020. (Muchlis-Biro Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Survei Indikator Politik Indonesia memperlihatkan tingkat kepercayaan publik kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam mengatasi pandemi virus corona (Covid-19) cenderung meningkat pada September 2020.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyatakan sekitar 45 persen responden percaya terhadap Terawan mengatasi pandemi. Sementara 17 persen responden tak percaya terhadap Terawan.

"Sekitar 45 persen tingkat kepercayaannya. Cukup percaya sebesar 44,6 persen, sangat percaya 1,3 persen. Tidak percaya 15 persen, sangat tidak percaya 2 persen," kata Burhanuddin dalam konferensi pers secara daring, Minggu (18/10).


Survei tersebut dilakukan pada pada 24-30 September 2020 terhadap 1.200 responden via telepon. Toleransi kesalahan kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Burhanuddin menyatakan tingkat kepercayaan terhadap Terawan itu mengalami kenaikan bila dibandingkan hasil survei bulan Juli 2020 lalu. Kala itu, hasil survei Indikator Politik menunjukkan kepercayaan publik kepada Terawan hanya 38,9 persen.

Tingkat kepercayaan terhadap Terawan itu berbanding terbaik bila melihat sentimen di media sosial. Burhanuddin memprediksi angka kepercayaan publik terhadap Terawan di media sosial tak sampai 20 persen.

"Ini lebih baik dibanding yang muncul di Twitter. Di Twitter itu kan saya kira gak sampe 20 persen yang puas," ujarnya.

Meski demikian, kata Burhanuddin, tingkat kepercayaan ke Terawan masih kalah jauh ketimbang angka kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo yang berada di angka 60 persen.

Terawan sempat diterpa isu menjadi salah satu menteri yang akan diganti Jokowi. Dalam beberapa kesempatan, Jokowi juga sempat menyinggung kinerja Terawan. Salah satunya saat rapat kabinet, Jokowi menyindir penyaluran anggaran kesehatan yang buruk selama pandemi virus corona.

(rzr/fra)

[Gambas:Video CNN]