Tito Ingatkan Paslon: Percuma Menang Pilkada Jika Tersangka

CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 12:12 WIB
Mendagri Tito Karnavian mengatakan pemerintah dan penyelenggara pemilu tak segan menindak paslon yang melanggar protokol kesehatan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut para pasangan calon yang melanggar protokol Covid-19 percuma menang Pilkada kalau akhirnya menjadi tersangka. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengingatkan kepada seluruh peserta Pilkada serentak 2020 untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19).

Tito mengatakan pemerintah dan penyelenggara pemilu tak segan menindak pasangan calon (paslon) yang melanggar protokol kesehatan. Bahkan ia membuka kemungkinan untuk menyeret pelanggar ke jalur pidana.

"Paslon sudah kita ingatkan percuma menang kalau jadi tersangka," kata Tito dalam siaran di akun Youtube KPK RI seperti dikutip CNNIndonesia.com, Rabu (21/10).


Tito mengatakan terdapat 9.189 kampanye tatap muka pada kurun waktu 26 September-10 Oktober. Dari jumlah itu, ada 256 pelanggaran berupa kampanye melibatkan lebih dari 50 orang peserta.

Mantan Kapolri itu mengklaim Bawaslu telah turun tangan dengan melayangkan surat teguran hingga pembubaran kampanye. Ia membuka peluang untuk menerjunkan polisi agar kampanye pilkada taat protokol kesehatan.

"Kalau ada sampai keterlaluan, massanya besar seperti rapat umum, bila perlu dari Polri yang bertindak menerapkan undang-undang, bukan pilkada, tapi undang-undang lainnya, misalnya UU Wabah Penyakit Menular," ujarnya.

Infografis Partai Langgar Protokol Corona di Pilkada

Sebelumnya, pemerintah, DPR, dan KPU sepakat untuk tetap melaksanakan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19. Pemungutan suara pesta demokrasi lima tahunan ini digelar 9 Desember, meski masyarakat menuntut penundaan.

Sejumlah ahli epidemiologi mengkhawatirkan pilkada jadi sumber penularan Covid-19. Pasalnya ada sekitar 105 juta orang pemilih yang akan terlibat dalam pemilihan yang digelar di 270 daerah tersebut.

(dhf/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK