Mahasiswa Demo Ciptaker: Bukan untuk Rusak Fasilitas Negara

CNN Indonesia | Rabu, 28/10/2020 17:24 WIB
Berdemo menolak Omnibus Law di depan DPRD Jabar, ratusan mahasiswa menyebut itu bukan untuk merusak fasilitas negara, tapi memperbaikinya. Mahasiswa Bandung berdemo di depan DPRD Jabar, Rabu (28/10). (Foto: CNN Indonesia/Huyogo)
Bandung, CNN Indonesia --

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Barat menggelar aksi menolak Omnibus Law Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (28/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan mahasiswa ini melakukan orasi di depan Gedung DPRD Jabar sekitar pukul 13.30 WIB.

Setelah menyampaikan aspirasinya, para mahasiswa kemudian melakukan long march dari gedung legislator ke perempatan Dago - Sulanjana atau tepatnya di depan kawasan Dukomsel.


Di lokasi tersebut, para mahasiswa kembali menyampaikan orasinya.

"Kami, mahasiswa bagian dari pemuda pemudi Indonesia, tidak datang untuk merusak fasilitas negara. Tetapi untuk memperbaiki, memberitahu negara bahwa banyak yang harus diperbaiki," teriak salah seorang orator.

Dalam unjuk rasa tersebut, para mahasiswa juga turut meluapkan kekecewaannya kepada aparat keamanan yang bertindak represif dalam aksi unjuk rasa sebelumnya saat menyampaikan aspirasi terkait UU Cipta Kerja.

"Tindakan represivitas belakangan ini mencederai HAM, kami meminta agar aparat tidak berbuat represif kepada mahasiswa dan pelajar karena kita akan mengawal dan tidak melakukan pengrusakan," ujar orator tersebut.

Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Dukomsel hanya berlangsung selama 15 menit. Arus lalu lintas yang sempat tersendat pun kembali terurai. Massa aksi pun kemudian kembali ke kampus Unisba atau daerah Tamansari.

"Kami akan mengawal Omnibus Law sampai tuntas, sampai presiden menerbitkan Perppu. Kita tidak akan berhenti sampai presiden bersikap," kata orator.

Sebelumnya, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menyindir sumbangsih milenial terhadap bangsa selain sekadar demonstrasi yang menimbulkan kerusakan.

"Apa sumbangsih kalian pada bangsa dan negara ini. Masak hanya demo saja," ujar dia, lewat konferensi video.

(hyg/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK