Cegah Pembegalan, Polisi Minta Warga Tak Bersepeda Sendiri

CNN Indonesia | Sabtu, 07/11/2020 19:24 WIB
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berolahraga atau bersepeda sendirian supaya tidak menjadi sasaran begal. Kapolda Metro Jaya Nana Sujana mengimbau masyarakat tak olahraga atau bersepeda sendirian supaya tak menjadi sasaran begal. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berolahraga dengan mengendarai sepeda. Dia menyarankan masyarakat tidak bersepeda sendiri supaya tidak menjadi sasaran begal.

"Dengan beberapa kejadian viral kemarin, seringnya terjadi pembegalan terhadap pesepeda, saya harapkan untuk tidak berolahraga sendiri," ujar Nana dalam keterangan pers, Sabtu (7/11).

Nana mengingatkan masyarakat untuk berkelompok ketika berolahraga. Namun, dia juga meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.


Selain itu, dia berkata masyarakat untuk memilih rute yang aman ketika berolahraga. Masyarakat diminta untuk menghindari tempat sepi dan tidak malam hari.

"Saya harapkan tidak bersepeda pada malam hari lagi, meski beberapa kejadian lebih banyak terjadi pada pagi hari," ujarnya.

Lebih lanjut, Nana berharap masyarakat yang menjadi korban pembegalan untuk melapor ke polisi. Sebab, hal itu juga akan membantu mengungkap pemilik ponsel yang disita petugas dari tangan pelaku begal dan penadah.

"Misalnya masih punya akses yang menunjukkan masyarakat pemilik handphone tersebut bisa diambil di Ditkrimum Polda Metro Jaya. Silakan diambil bagi masyarakat yang terkena begal," ujar Nana.

Di sisi lain, Nana mengklaim tim khusus Polda Metro Jaya masih melakukan pengembangan penyidikan. Sebab, dia mengaku masih ada tersangka yang masih dalam pengejaran.

Dalam upaya menjamin keamanan, Nana juga berkata pihaknya terus mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dengan berbagai media. Selain itu, polisi juga bekerjasama dengan TNI akan melakukan patroli di daerah rawan kejahatan.

"Sedangkan untuk pola penegakan hukum, kami menggunakan tim khusus yang kami buat di Polda di bawah langsung kendali Dirkrimum," ujarnya.

(panji/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK