Polisi Tetapkan 4 Tersangka Pengeroyokan TNI di Sumedang

CNN Indonesia | Senin, 09/11/2020 18:29 WIB
Kapolres Sumedang mengatakan empat tersangka itu telah ditahan Satreskrim, dan terancam hukuman tujuh tahun penjara. Ilustrasi. Kapolres Sumedang mengatakan empat tersangka itu telha ditahan Satreskrim, dan terancam hukuman tujuh tahun penjara. (Wikimedia Commons/Barnellbe)
Bandung, CNN Indonesia --

Jajaran Satreskrim Polres Sumedang menetapkan empat orang tersangka kasus dugaan pengeroyokan dengan korban anggota TNI, Muhammad Asrul di Sumedang, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (6/11).

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto mengatakan empat tersangka yakni ES, NM, SA, dan LR dikenakan sangkaan primer Pasal 170 ayat 1 KUHPidana subsider Pasal 351 ayat 1.

"Ancaman hukuman tujuh tahun penjara," ucap Eko di Mapolres Sumedang, Senin (9/11).


Empat tersangka tersebut pun saat ini ditahan Satreskrim Polres Sumedang.

Dalam perkara ini, polisi menyita barang bukti yang diamankan di tempat kejadian perkara (TKP) yakni satu unit kendaraan sepeda motor merk Honda Revo warna putih, sweater warna merah, kaos olahraga warna hijau tulisan TNI AD, celana training olahraga warna hijau, dan sepeda motor merk Honda Mega Pro warna merah.

Dalam perkara ini, Eko menerangkan kronologinya berawal ketika Pratu Muhammad Asrul yang merupakan Anggota Kesehatan dari Yonif 301 PKS) mengemudikan kendaraan Daihatsu Ayla di Jalan Raya Sumedang-Bandung, Cadas Pangeran, Desa Ciherang, pada Jumat (6/11).

"Korban tanpa menyadari bahwa spion kendaraan korban menyerempet seorang pejalan kaki. Selang beberapa waktu, kendaraan milik korban disusul sekelompok orang dengan mengendarai tiga kendaraan roda dua yang dikendarai oleh ES, NM, SA dan LR yang selanjutnya kemudian menyuruh korban turun dari mobil dan terjadi perdebatan," kata Eko.

Selanjutnya para pelaku yang diduga tiga orang memukul ke arah wajah korban dengan tangan kosong secara bergantian yang mengakibatkan korban mengalami luka memar di bagian wajah sebelah kanan, dan luka di hidung yang mengeluarkan darah.

"Atas peristiwa tersebut, korban didampingi oleh pihak Denpom Sumedang pada pukul 23.00 WIB membuat laporan polisi di Polres Sumedang dan melakukan visum," ujar Eko.

Kemudian atas laporan polisi tersebut Satreskrim Polres Sumedang bergerak untuk menangkap para tersangka pada Sabtu (7/11) di beberapa lokasi yang berbeda di wilayah Sumedang dan Bandung.

(hyg/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK