Anggota TNI Dikeroyok di Sumedang, Polisi Amankan Lima Orang

CNN Indonesia | Senin, 09/11/2020 09:50 WIB
Polisi mengamankan sedikitnya lima orang dalam insiden pengeroyokan anggota TNI di Sumedang. Belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Ilustrasi pengeroyokan. (Istockphoto/stevanovicigor)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengamankan lima orang diduga berkaitan dengan insiden pengeroyokan anggota TNI, Muhammad Ashrul di Sumedang, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (6/10).

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto belum menjelaskan lebih lanjut terkait dengan status hukum ataupun identitas dari lima orang yang ditangkap tersebut.

"Lima orang sudah kami amankan, sekarang sedang proses pemeriksaan," kata Eko saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Senin (9/11).


Menurut Eko, hingga saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dengan sejumlah hal terhadap para pihak yang ditangkap. Oleh sebab itu, kata dia, belum tentu lima orang yang diamankan itu menjadi tersangka nantinya.

Nantinya, kata Eko, pihak kepolisian akan melakukan konferensi pers tersendiri untuk menjelaskan secara rinci mengenai insiden pengeroyokan tersebut.

"Belum tentu semua terbukti melakukan pengeroyokan tersebut," ucap dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengeroyokan terhadap anggota TNI dari Yonif 301/PKS, Muhammad Ashrul terjadi lantaran dirinya tak sengaja menyerempet pengendara motor yang ada di sebelahnya.

Ashrul yang mengendarai mobil Ayla kemudian diadang oleh sekelompok orang yang mengendarai motor dan langsung mengeroyok dirinya. Kejadian yang diduga berawal dari insiden lalu lintas itu terekam kamera dan menjadi viral di media sosial.

Merujuk pada salah satu unggahan yang diramaikan oleh akun @teropong.militer di Instagram, terlihat korban masih mengenakan celana training militer tersebut dipukul oleh salah satu orang yang tidak diketahui identitasnya itu.

Namun, prajurit TNI itu tidak melakukan perlawanan dan mencoba menangkis beberapa kali pukulan dari pelaku. Sempat terdengar satu kali suara pukulan yang cukup keras dalam rekaman video viral itu.

(mjo/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK