Tuntas Jalani Vonis 'Bau Ikan Asin', Rey Utami Keluar Rutan

CNN Indonesia | Rabu, 11/11/2020 21:46 WIB
Terpidana kasus 'bau ikan asin' Rey Utami selesai menjalani masa hukuman 1 tahun 4 bulan penjara di Rutan Pondok Bambu per hari ini. Tiga terpidana kasus 'bau ikan asin' saat menjalani sidang pada akhir 2019. (Foto: CNN Indonesia/Michael Josua Stefanus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Terpidana kasus video 'bau ikan asin', Rey Utami, resmi keluar dari Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (8/11) lalu.

Rey bebas setelah selesai menjalani putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 1327/Pid.Sus/2019/PN.JKT.SEL tanggal 13 April 2020.

"Atas nama Rayie Utami alias Rey Utami dengan amar putusan pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan, di mana perhitungannya berakhir tanggal 8 November 2020," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Kemenkumham, Rika Apriyanti dalam keterangannya, Rabu (11/11).


Sementara itu, dua terpidana lainnya yakni Pablo Benua dan Galih Ginanjar masih menjalani masa penahanan.

Pablo diketahui divonis dengan pidana pernjara selama 1 tahun 8 bulan. Sedangkan Galih dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun 4 bulan dan saat ini sedang menempuh upaya kasasi.

"Pablo dan Galih masih di dalam lapas," ucap Rika.

Kasus yang menjerat ketiganya ini bermula dari laporan artis Fairuz A Rafiq tentang video bau ikan asin. Mereka dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik lewat video.

Diketahui, dalam video yang diunggah ke laman Youtube, terdapat kalimat yang dinilai tidak pantas dan merugikan Fairuz.

Laporan ini diproses oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Polisi pun menetapkan ketiganya menjadi tersangka dan berakhir dengan vonis majelis hakim.

(dis/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK