Positif Covid, Bupati Bogor Absen Panggilan soal Acara Rizieq

CNN Indonesia | Jumat, 20/11/2020 13:38 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin absen dari pemanggilan polisi terkait pemeriksaan kerumunan warga di acara Rizieq Shihab di Megamendung. Bupati Bogor Ade Yasin absen dari pemanggilan polisi terkait kerumunan massa acara Rizieq Shihab di Megamendung. (Foto: Farhan/ Detikcom)
Bandung, CNN Indonesia --

Bupati Bogor Ade Yasin absen dari pemanggilan polisi terkait kerumunan acara yang dihadiri pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Megamendung, Jawa Barat lantaran positif covid-19. Ade semestinya diperiksa bersama sembilan orang lainnya di Polda Jabar, hari ini, Jumat (20/11).

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Erdi A. Chaniago mengatakan selain Ade, ada dua orang lain yang juga absen dari pemeriksaan.

"Pihak yang tidak hadir itu Bu Ade, dari panitia, dan ketua RW. Bu Ade dan Ketua RW dari keterangannya sakit," kata Erdi, Jumat (20/11).


Erdi mengaku belum mengetahui penyakit yang diderita Ketua RW tersebut. Sementara belum ada keterangan terkait ketidakhadiran pihak panitia.

Untuk tujuh orang lainnya, kata Erdi, telah tiba di Mapolda Jabar sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi. Pihaknya juga melakukan rapid test sebelum memeriksa ketujuh orang tersebut.

"Sudah datang sebelum jam 10. Mereka tertib. Kami melakukan protokol kesehatan dengan ketat. Semua dilakukan rapid test dulu," ujarnya.

Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap 10 orang yang berkaitan dengan kerumunan massa di acara Megamendung beberapa waktu lalu.

Acara yang dihadiri Rizieq itu menimbulkan kerumunan massa cukup besar.

Selain memeriksa 10 orang itu, polisi juga memanggil Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Namun pemeriksaan kepada Emil, sapaannya, dilakukan di Bareskrim Polri.

Emil sendiri telah memenuhi panggilan polisi sejak pagi tadi.

Erdi mengatakan, penyidik memang membentuk dua tim yaitu penyidik dari Ditreskrimum Polda Jabar dan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri untuk menyelidiki kerumunan di Megamendung.

(hyg/psp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK