Kemenag Validasi 600 Ribu Penerima BSU dengan NIK

KPC PEN, CNN Indonesia | Senin, 30/11/2020 15:00 WIB
Kementerian Agama memvalidasi data penerima Bantuan Subsidi Upah untuk 600 ribu guru dan tenaga pendidikan dengan NIK agar tepat sasaran. Kementerian Agama memvalidasi data penerima Bantuan Subsidi Upah untuk 600 ribu guru dan tenaga pendidikan dengan NIK agar tepat sasaran. (Foto: KPCPEN Kominfo RI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Agama meluncurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk 600 ribu guru dan tenaga pendidikan. Agar bantuan tepat sasaran, data penerima akan dicocokkan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Mereka ini begitu tulus, ikhlas mendidik anak-anak kita di tengah-tengah pandemi ini," ujar Direktur PTG Pendidikan Islam Kemenag, M. Zain, dalam Dialog Produktif dengan tema 'Subsidi Upah Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Non-PNS Bidang Agama' di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) pada Kamis (26/11).

Berdasarkan data Kemenag, 84 persen dari 126 ribu guru di lingkungan Kementerian Agama masih berstatus guru honorer. Sebanyak 58 ribu di antara mereka ternyata belum memiliki nomor rekening bank aktif.


"Dengan NIK ini bisa teratasi. Di sinilah pentingnya NIK ini, jadi penyalur bisa langsung membuatkan rekening itu," jelasnya.

Kemenag, lanjutnya, akan melakukan validasi data tersebut secara lintas kementerian dan lembaga.

Data Sistem Informasi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Kemenag (Simpatika) mencatat 886.840 guru dan tenaga kependidikan (GTK) yang tervalidasi, dan lebih dari 100 ribu mendapat bantuan prakerja.

"Pemberian subsidi upah di Kemenag, atau madrasah, ada namanya simpatika, yakni sistem informasi yang memuat semua informasi mengenai guru dan tenaga kependidikan kita. Kami juga menyalurkan bantuan ini kepada guru-guru Pendidik Agama Islam yang mengajar di sekolah-sekolah umum," ungkapnya.

Diketahui, BSU untuk Guru Madrasah Honorer dan GTK Non-PNS diberikan kepada 637.408 GTK Non PNS, baik guru di madrasah maupun guru Pendidikan Agama Islam pada sekolah umum.

Kementerian Agama menargetkan akan menyalurkan BSU pada akhir November atau paling lambat awal Desember ini.

(ayo/fef)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK