Kepala BNPB ke NTT Tinjau Kondisi usai Erupsi Ili Lewotolok

CNN Indonesia | Rabu, 02/12/2020 03:30 WIB
Kepala BNPB, Doni Monardo, bertolak ke Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau kondisi setempat usai erupsi Gunung Ili Lewotolok. Kepala BNPB, Doni Monardo, bertolak ke Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau kondisi setempat usai erupsi Gunung Ili Lewotolok. (Antara Foto/Galih Pradipta)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, bertolak ke Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau kondisi setempat usai erupsi Gunung Ili Lewotolok.

Berdasarkan keterangan di laman BNPB, Doni berangkat dari Jakarta pada Selasa (1/12) pukul 20.00 WIB dan tiba di Kupang pada 24.00 WITA.

Dari Kupang,Doni dijadwalkan melakukan kunjungan kerja menuju posko penanganan darurat dan pengungsian di Lembata menggunakan helikopter BNPB pada Rabu (2/12).


Dalam kunjungan itu, Doni akan memberikan bantuan berupa lima unit tenda pengungsi, dua flexible tank, 2.000 paket family kit, 200 sandang, 500 perlengkapan bayi, 1.200 paket tambahan gizi, 1.200 paket lauk pauk, 1.200 makanan siap saji, 200 ribu masker kain, 4.000 matras, dan 5.500 selimut.

Sebagian paket tersebut dibawa langsung dari gudang logistik BNPB menggunakan pesawat yang ditumpangi Doni beserta rombongan pada saat keberangkatan.

Bantuan lainnya kemudian akan dikirimkan sehari kemudian menggunakan pesawat menuju Kupang dan dilanjutkan melalui jalur darat serta penyeberangan laut.

Doni mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan.

"Pelayanan publik yang baik adalah ketika negara hadir dan pemerintah beserta pejabatnya mampu melindungi jiwa masyarakat. Salus populi suprema lex. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," katanya seperti dikutip Antara.

Saat ini, pejabat setempat mencatat sebanyak 5.830 orang sudah dievakuasi ke 20 titik pengungsian. Mereka semua mengungsi sesuai arahan pihak berwenang setelah Gunung Ili Lewotolok erupsi beberapa kali.

Dengan peningkatan aktivitas gunung api tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gunungapi (PVMBG) menetapkan status Gunung Ili Lewotolok menjadi Level III atau siaga.

(Antara/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK