Surat untuk Rizieq, Nego Alot dan Hujan Umpatan di Petamburan

CNN Indonesia | Rabu, 02/12/2020 20:19 WIB
Petugas Polda Metro Jaya mengalami kesulitan tersendiri saat akan mengantar surat panggilan kedua buat Imam Besar FPI Rizieq Shihab, Rabu (2/12). Sejumlah aparat kepolisian mendatangi kediaman Imam Besar FPI Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12) siang. (CNN Indonesia/Ryan Hadi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah hambatan mewarnai kegiatan penyidik Polda Metro Jaya saat hendak mengantarkan surat panggilan kedua kepada Imam Besar FPI Rizieq Shihab di kediamannya, Petamburan, Rabu (2/12).

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, petugas yang datang sekitar pukul 11.39 WIB, sempat diadang massa dan simpatisan FPI di depan jalan menuju kediaman Rizieq. Kemudian, sekitar pukul 13.00 WIB kembali terjadi kericuhan verbal yang dilontarkan massa FPI dan simpatisan Rizieq di depan gang menuju rumah Rizieq.

Selama 45 menit waktu berjalan, penyidik tak kunjung berhasil menemui keluarga Rizieq untuk menyerahkan surat panggilan. Negosiasi berjalan alot.


Tak menemui titik terang, polisi memutuskan untuk meninggalkan lokasi. Polisi dan juga awak media yang meliput 'dihujani' kalimat umpatan. Intimidasi juga didapat oleh wartawan.

Hingga akhirnya penyidik Polda Metro Jaya dikawal belasan personel Brimob datang lagi pada sore harinya. Pantauan CNNIndonesia.com, sebanyak tiga penyidik 'berhasil' memasuki kediaman Rizieq dengan pengawalan belasan personel Brimob yang bersiaga di ujung Jalan Petamburan III, 20 meter dari kediaman imam besar FPI tersebut.

Kali itu, salah satu dari tiga penyidik mengaku sudah menyerahkan surat pemanggilan tersebut kepada pihak Rizieq.

Perihal alotnya penyerahan surat panggilan pemeriksaan kedua terhadap Rizieq ini pun kemudian dijelaskan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Yusri pun membeberkan upaya negosiasi yang dilakukan polisi terhadap massa di depan kawasan kediaman Rizieq.

"Dengan tegas kami menyampaikan kepada mereka, kita sebagai petugas kepolisian mempunyai tugas, punya dasar hukum semua, kalau memang menghalangi kita [bisa tindak tegas], akhirnya mereka menyadari," kata Yusri saat dihubungi, Rabu (2/12).

Berbeda dengan apa yang disaksikan para awak media peliput, Yusri mengklaim tak sempat ada kericuhan saat proses pengantaran surat panggilan itu. Dia menyebut hanya sempat terjadi pengadangan oleh massa.

"Bukan ricuh, dia [massa] menghalangi enggak boleh masuk, tidak boleh ke sana untuk antar surat," klaim Yusri.

Dia menerangkan surat panggilan itu pun telah diterima pihak Rizieq. Pihak yang menerima, kata Yusri, diketahui bernama Ustaz Eko.

Lebih lanjut, Yusri menuturkan kondisi di Petamburan saat ini telah kondusif.

"Personel sudah kembali, cuma antar surat saja," ucap Yusri.

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyampaikan surat panggilan kedua untuk Rizieq. Sebab, Rizieq mangkir pada pemanggilan hari Selasa (1/12) kemarin.

(dis/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK