27 Ribu Warga Aceh Mengungsi Akibat Banjir

CNN Indonesia | Senin, 07/12/2020 11:42 WIB
Sebanyak 27 ribu warga Aceh mengungsi karena rumahnya terendam banjir. Daerah terparah berada di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur. Warga menumpangi perahu keluar dari perkampungan saat terjadi banjir di Desa Alue Thoe, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara, Aceh, Sabtu (2/12). (ANTARA FOTO/Rahmad)
Banda Aceh, CNN Indonesia --

Sebanyak 27 ribu warga Aceh mengungsi karena rumahnya terendam banjir. Daerah terparah berada di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur.

Berdasarkan data yang diperoleh Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) di Kabupaten Aceh Utara sekitar 18 ribu warga mengungsi ke masjid dan lokasi titik aman di wilayah tersebut. Sementara di Aceh Timur sebanyak 9.988 warga mengungsi.

Kepala BPBA Sunawardi mengatakan ada 22 Kecamatan di Aceh Utara yang terendam banjir dan 17 Kecamatan di Aceh Timur. Banjir ini akibat intensitas hujan yang tinggi di wilayah itu sejak sepekan terakhir sehingga sungai Keureuto, Pasee dan Sungai Peuto meluap.


"Sementara mereka ada yang mengungsi ke masjid dan tempat aman lainnya," kata Sunawardi saat dikonfirmasi, Senin (7/12).

Sunawardi mengatakan banjir juga menyebabkan empat jembatan mengalami rusak berat, masing-masing di kecamatan Peudawa, Peureulak, Idi Tunong, dan Peureulak Barat Aceh Timur. Banjir juga merusak satu unit rumah di Kecamatan Julok.

"Banjir juga menyebabkan longsor dan jalan putus di dua titik di Kecamatan Idi Tunong," kata Sunawardi.

Sementara itu Kepala BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah mengatakan empat perahu karet disiagakan di pusat Kota Lhoksukon, Aceh Utara. Ia meminta para pengguna jalan Banda Aceh-Medan agar berhati-hati karena ketinggian air saat ini pada badan jalan sudah mencapai 1-2 Meter.

Amir juga meminta perangkat desa setempat dapat melapor terkait perkembangan dan meminta kepada tim BPBD yang bertugas terus memantau lokasi.

(dra/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK