Posko Calon Wali Kota Surabaya Dirusak Orang Tak Dikenal

CNN Indonesia | Senin, 07/12/2020 05:30 WIB
Posko pemenangan salah satu calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya diserang sejumlah orang tak dikenal. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Posko pemenangan salah satu calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya diserang sejumlah orang tak dikenal. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Surabaya, CNN Indonesia --

Salah satu posko pemenangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armuji diserang sejumlah orang tak dikenal. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Informasi yang dihimpun, perusakan tersebut terjadi di posko Markas Taruna Merah Putih (TMP), organisasi pemuda sayap PDI Perjuangan yang mendukung pasangan calon Eri-Armuji, di Pilkada Surabaya.

Ketua TMP Surabaya, Aryo Seno Bagaskoro mengatakan, posko yang terletak di Jalan Raya Darmo itu tiba-tiba diserang oleh ratusan orang tak dikenal, dengan menggunakan kayu panjang dan batu, Minggu (6/12) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.


"Beberapa pengendara motor berhenti di depan posko, membawa bambu dan kayu. Lalu ada orang masuk dan menendang keras pintu sambil membawa bambu dan kayu panjang," kata Seno.

Orang-orang tak dikenal ini kemudian melemparkan helm-helm ke pintu dan kaca depan posko. Sekitar 10 anggota TMP yang saat itu berjaga di posko mencoba menghindar dengan bergeser ke belakang dan atas gedung.

"Kami tidak tahu siapa mereka karena kejadiannya begitu cepat. Mereka sempat mengacak-acak dan melemparkan helm-helm ke pintu dan kaca depan gedung," ujarnya.

Sesaat kemudian, ujar Seno, tampak mobil polisi dari kejauhan mendatangi lokasi. Para penyerang lantas putar balik, dan meninggalkan tempat kejadian sebelum petugas datang.

"Para penyerang pergi dari lokasi kejadian, kader TMP langsung menelepon 112 dan menelepon saya yang sedang berada di rumah," katanya.

Terpisah, Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Anas Karno, menyebut tindakan tersebut adalah sebuah aksi teror. Pihaknya pun melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya.

"Kami tidak mau menduga-duga. Kami hanya ingin agar suasana tetap kondusif, makanya kami laporkan ke pihak yang berwajib bersama PDI perjuangan," kata Anas.

Anas juga berharap agar para kader PDIP dan simpatisan Eri-Armuji tidak sampai terprovokasi. Ia menyebut, semuanya diserahkan kepada pihak yang berwenang.

"Kami percayakan semua pada pihak polisi, dan kami yakin pihak kepolisan bisa mengungkapnya," ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Oki Ahadian membenarkan adanya laporan kejadian perusakan posko tersebut. Kini pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

"Masih didalami (kasus penyerangan posko). Doakan saja (terungkap)," ujarnya. 

(frd/age)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK