Beda Nasib Kerabat Jokowi-Ma'ruf Versi Hitung Cepat Pilkada

CNN Indonesia | Kamis, 10/12/2020 10:54 WIB
Kerabat Presiden Jokowi yang ikut Pilkada 2020 hampir meraih kemenangan, berbalik dengan kerabat Wapres Ma'ruf yang di ambang kekalahan Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kehadiran kerabat dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi kontestan calon kepala daerah turut mewarnai gelaran Pilkada Serentak 2020. Namun, terdapat perbedaan nasib antara kedua kerabat petinggi negeri ini yang maju sebagai kontestan di Pilkada.

Kerabat Jokowi yang maju di Pilkada 2020 hampir semuanya mendekati raihan kemenangan berdasarkan hitung cepat atau quick count pelbagai lembaga survei. Sebaliknya, kerabat Ma'ruf yang mengikuti ajang kontestasi justru di ambang kekalahan.

Kerabat Jokowi yang maju di Pilkada yakni anak sulungnya yaitu Gibran Rakabuming Raka yang maju sebagai calon Wali Kota Solo. Lalu menantunya, Bobby Nasution merupakan calon Wali Kota Medan.


Gibran sendiri unggul telak melalui versi hitung cepat di Pilkada Solo. Gibran yang berpasangan dengan Teguh Prakosa mempecundangi rivalnya, pasangan Bagyo Wahono-FX Suparjo (BaJo) dengan meraih 87,15 persen suara. Sementara BaJo hanya memperoleh 12,85 persen.

Kemenangan juga diraih oleh menantu Jokowi, Bobby versi hitung cepat. Bobby yang menggandeng Aulia Rachman unggul dengan 55,29 persen suara. Sementara rivalnya, Akhyar-Salman mengantongi 44,71 persen suara.

Berbanding 180 derajat, para kerabat Ma'ruf yang berlaga di Pilkada nasibnya kini tengah mendekati kekalahan. Putri Ma'ruf, Siti Nur Azizah yang maju sebagai calon wali kota Tangerang Selatan mengalami kekalahan versi hitung cepat.

Pasangan calon kepala daerah nomor urut 2 di Pilkada Tangerang Selatan 2020, Siti Nur Azizah dan Ruhamaben saat mengambil nomor urut di KPUD Tangsel.Putri Wapres Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah menggandeng Ruhamaben di Pilkada Tangsel. (Foto: Dok. Tim Kampanye Siti-Ruhamaben)

Azizah yang menggandeng Ruhamaben berada di posisi buncit diantara rivalnya yang berlaga di Pilkada Tangsel. Pasangan ini diusung oleh koalisi PKS, Demokrat, dan PKB di Pilkada Tangsel.

Azizah-Ruhamaben hanya memperoleh 23,72 persen versi quick count lembaga Indikator. Sementara rivalnya, Benyamin-Pilar meraih suara terbanyak dengan 41,86 persen suara yang disusul pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati dengan perolehan 34,42 persen suara.

Tak hanya itu, kerabat Ma'ruf lainnya Adly Fairuz turut di ambang kekalahan di Pilkada Karawang berdasarkan hasil hitung cepat. Adly maju sebagai calon wakil bupati Karawang berpasangan dengan Yesi Karya Lianti.

Lembaga Indikator Politik menunjukkan pasangan Yesi-Adly berada di urutan buncit pada Pilkada Karawang dengan perolehan 10,62 persen.

Sementara rivalnya yang merupakan petahana, Cellica Nurrachadiana-Aep Saepulloh unggul dengan 60,85 persen. Lalu pasangan Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani dengan 28,53 persen.

Sebelumnya, Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi mengklarifikasi terkait isu bila Adly memiliki status sebagai cucu Ma'ruf.

Masduki menyatakan Adly hanya memiliki hubungan keluarga dari Ma'ruf. Namun, Adly tak memiliki status hubungan langsung sebagai cucu Ma'ruf.

(rzr/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK