Politikus Gerindra soal Laskar FPI: Mau Buat Negara Islam?

CNN Indonesia | Kamis, 10/12/2020 21:11 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR dari F-Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menyebut penggunaan istilah Laskar oleh FPI rentan memberi kesan ada perang di Indonesia. Politikus Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa mempertanyakan tujuan pendirian laskar FPI. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa mempertanyakan soal tujuan pembentukan Laskar Front Pembela Islam (FPI).

Pertanyaan itu disampaikan Desmond dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi III DPR dengan keluarga korban tewas dalam bentrokan antara polisi dengan anggota FPI di ruas Tol Jakarta-Cikampek sekitar Karawang.

Bila pembentukan Laskar FPI itu bertujuan untuk mendirikan negara Islam, menurutnya, maka hal tersebut bertentangan dengan konstitusi Indonesia.


"Nah, Laskar sekarang tujuannya apa, mau mendirikan negara Islam? Itu melawan konstitusi," kata Desmond dalam RDPU yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (10/12).

Ia berpendapat bahwa istilah laskar sama dengan tentara yang biasanya digunakan untuk menghadapi situasi perang. Desmond mempertanyakan pihak yang hendak diperangi oleh FPI lewat pembentukan laskar tersebut.

"Kalau ini laskar, kan tentara. Jadi bingung juga saya, laskar ini tentara untuk perang juga, perang sama siapa? Saya juga jadi bingung. Ya kalau ini laskar, ini kan perang, juga enggak benar ini," ujarnya.

Desmond mengakui keberadaan Laskar FPI ini memperlihatkan bahwa Indonesia seolah dalam keadaan perang seperti di zaman revolusi.

Menurutnya, keberadaan laskar di Indonesia pernah ada dengan tujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan . "Kakek saya juga komandan laskar, tapi tujuannya kemerdekaan," tutur Desmond.

Berangkat dari itu, Desmond meminta agar istilah laskar digunakan secara hati-hati. Menurutnya, tidak boleh ada hal yang berpotensi merusak Indonesia.

Dia meminta penggunaan istilah laskar juga harus tepat agar tidak memunculkan kesan perang antar-masyarakat Indonesia.

"Hal-hal kayak begini menurut saya harus hati-hati. Jangan sampai, Indonesia yang sudah damai di tengah problemnya yang sangat banyak, kok berantem sama kita, memangnya kita mau bubarkan negara ini, kan tidak," katanya.

Keberadaan Laskar FPI menjadi sorotan setelah terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di Ruas Tol Jakarta-Cikampek sekitar Karawang, Jawa Barat pada Senin (7/12).

Dalam peristiwa itu, enam anggota Laskar FPI yang bertugas mengawal Rizieq tewas.

(mts/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK