Wacana RK: Warga Jabar Abai Protokol Diangkut ke Pulau Galang

CNN Indonesia | Sabtu, 12/12/2020 16:08 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuat wacana tersebut sehubungan rumah sakit yang sudah mulai penuh. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mewacanakan mengangkut warganya yang abai protokol kesehatan ke Pulau Galang (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Bandung, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mewacanakan tindakan tegas kepada warganya yang tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19). Warga yang abai protokol langsung diangkut ke Pulau Galang, Kepulauan Riau untuk diisolasi.

Wacana tersebut diunggah akun Instagram @humas_jabar.

"Isolasi di Pulau Terpencil. Pesawat Siap Terbang ke Pulau Galang, Antar Wargi yang LALAI TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN. Karena rumah sakit penuh, sudah tak mampu menampung pasien lagi. Ngga mau diisolasi jauh dari keluarga kan?" Mengutip akun Instagram @humas_jabar.


Akun Humas Jabar menjelaskan bahwa penempatan warga ke Pulau Galang itu buntut rumah sakit yang sudah penuh dan tak dapat lagi menampung pasien terinfeksi Covid-19.

Diketahui, pemerintah memiliki rumah sakit khusus pasien Covid-19 di Pulau Galang. Sejauh ini ada 305 pasien yang dirawat di RSKI Pulau Galang.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil belum bisa berkomentar banyak mengenai wacana itu.

"Saya belum bisa memberikan komentar, nanti setelah ada koordinasi yang lebih jelas karena semua masih wacana," kata Emil di Bandung, Sabtu (12/12).

[Gambas:Instagram]



Meski demikian, Emil tak menampik tempat tidur isolasi pasien Covid-19 di Jabar mulai penuh. Ketersediaan tempat tidur isolasi pasien Covid-19 telah mencapai 75 persen atau dari standar yang telah ditetapkan WHO yakni sebesar 60 persen.

"Kita sudah siapkan 15 gedung baru, jadi kalo 15 gedung baru ini hadir maka keterisian 75% yang sekarang dengan kondisi existing bisa turun ke 50%," ujarnya.

Selain menambah gedung tambahan, Emil menyebut bahwa kapasitas tempat tidur perawatan di rumah sakit bakal ditambah.

"Termasuk teori Rumah Sakit Hasan Sadikin dua lantai dulu, kalau penuh jadi satu gedung. Kalau penuh lagi pakai gedung lain," kata dia.

(hyg/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK