Tahun Baru, Wagub DKI Imbau Cegah Corona Klaster Keluarga

CNN Indonesia | Jumat, 01/01/2021 02:34 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga DKI konsisten menerapkan protokol kesehatan, termasuk di dalam rumah, untuk mencegah lonjakan kasus corona. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga DKI konsisten menerapkan protokol kesehatan, termasuk di dalam rumah, untuk mencegah lonjakan kasus corona. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan dalam beberapa minggu terakhir terjadi peningkatan kasus positif virus corona dari klaster keluarga di wilayahnya.

Melihat hal itu, ia meminta warga ibu kota untuk konsisten menerapkan protokol kesehatan, tak terkecuali di dalam rumah.

Demikian disampaikan Riza dalam agenda jumpa pers terkait pemantauan dan penanganan pergantian tahun di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Kamis (31/12) malam.


"Jadi, beberapa minggu terakhir ini terjadi peningkatan yang cukup terkait klaster rumah atau klaster keluarga. Untuk itu, kami minta, kami mohon, agar dapat meningkatkan kepatuhan disiplin protokol kesehatan," kata Riza.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Riza, sudah membentuk satuan tugas (Satgas) di berbagai tingkatan mulai dari RT hingga provinsi untuk mencegah pertambahan kasus corona klaster keluarga.

Selain itu, Riza juga sudah meminta agar di setiap rumah ada perwakilan anggota keluarga yang menjadi kader pencegahan covid-19.

"Termasuk di setiap rumah kita minta agar satu anggota keluarga menjadi kader covid-19 yang membantu keluarga untuk memberikan informasi, berkoordinasi dengan RT-RW setempat, kemudian memastikan seluruh anggota melaksanakan protokol kesehatan, hidup bersih dan sehat, senantiasa memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, selalu bersihkan rumah dan lingkungan, dan sebagainya," terang dia.

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id per 31 Desember 2020, masih terdapat 15.567 kasus aktif (orang masih dirawat/ isolasi) di Jakarta. Total kasus sembuh harian bertambah 1.970 sehingga menjadi 164.881.

Sedangkan jumlah meninggal meningkat 21 menjadi 3.287 orang. Artinya, tingkat kematian kasus corona di ibu kota 1,8 persen.

(ryn/sfr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK