Malam Tahun Baru, Petugas Bubarkan Kerumunan di Titik Nol DIY

CNN Indonesia | Jumat, 01/01/2021 00:17 WIB
Aparat langsung meminta pengunjung yang mencoba berhenti sejenak di Titik Nol Yogyakarya untuk bubar dan melanjutkan perjalanan pada malam pergantian tahun. Aparat langsung meminta pengunjung yang mencoba berhenti sejenak di Titik Nol Yogyakarya untuk bubar dan melanjutkan perjalanan pada malam pergantian tahun. Ilustrasi. (Antara Foto/Hendra Nurdiyansyah).
Jakarta, CNN Indonesia --

Petugas gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Daerah Istimewa Yogyakarta membubarkan setiap potensi kerumunan orang di kawasan Titik Nol Kilometer pada malam Tahun Baru 2021.

"Kalau ada kerumunan kami akan menghalau untuk bubar. Mengenai mobilitas masyarakat selama dia bergerak saya kira tidak ada masalah," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto seusai melakukan pemantauan di kawasan itu, seperti dikutip dari Antara, Jumat (1/1).


Berdasarkan pantauan Antara, pada 23.00 WIB sejumlah warga masih terus berdatangan dan berlalu lalang di kawasan Titik Nol Kilometer menuju Malioboro. Arus lalu lintas juga terpantau padat.

Namun, pengunjung yang mencoba berhenti sejenak untuk berkerumun langsung diminta bubar dan melanjutkan perjalan.

Yuliyanto yakin tidak akan ada warga yang merayakan pergantian tahun dengan berkerumun di kawasan Titik Nol Kilometer maupun di pusat keramaian lainnya seperti Tugu Pal Putih, serta Malioboro, serta Alun-Alun Utara Yogyakarta.

Pasalnya, selain ada personel yang ditugaskan menghalau kerumunan, petugas juga menyiapkan barikade yang dipasang di setiap sudut kawasan untuk menyulitkan kerumunan warga.

"Apalagi sekarang masih hujan, mudah-mudahan tidak terjadi kerumunan. Seandainya ada kerumunan masih batas wajar," kata dia.

Salah seorang pengunjung asal Pekalongan Provinsi Jawa Tengah Feni (25) mengatakan ingin tetap menikmati suasana pergantian tahun di Yogyakarta dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau kita takut terus, kita tidak akan bisa maju, yang penting kami sudah memenuhi protokol kesehatan, memakai masker dan hand sanitizer," kata dia.

Kendati demikian, Feni tetap akan menghindari setiap kerumunan di sekitarnya.

"Saya tidak akan ikut berkerumun, jadi hanya lewat saja," ujarnya.

(Antara/sfr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK