Simpatisan Diminta Tak Jemput Ba'asyir Bebas di Gunung Sindur

CNN Indonesia | Senin, 04/01/2021 17:24 WIB
Kuasa hukum tak ingin terjadi kerumunan saat pembebasan Abu Bakar Ba'asyir di LP Gunung Sindur pada Jumat 8 Januari 2021. Kuasa hukum Abu Bakar Ba'asyir, Acmad Michdan meminta tak ada simpatisan yang menjemput Ba'asyir di LP Gunung Sindur, pada 8 Januari 2021. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kuasa hukum Abu Bakar Ba'asyir, Acmad Michdan meminta para pendukung dan simpatisan tak menjemput Ba'asyir di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Gunung Sindur, Jawa Barat, saat bebas murni, Jumat (8/1) mendatang.

"Kepada masyarakat, simpatisan yang akan menjemput enggak perlu. Doakan aja selama perjalanan pulang lancar sampai tujuan," kata Michdan kepada CNNIndonesia.com, Senin (4/1).

Michdan mengaku tak ingin terjadi kerumunan saat pembebasan Ba'asyir di tengah pandemi virus corona. Terlebih, usia Ba'asyir yang sudah sepuh membutuhkan perhatian ekstra dari pihak keluarga.


"Kemudian juga simpatisan-simpatisan atau para dai yang ingin datang ke tempat ustaz kita sudah ingatkan ke keluarga, agar ustaz istirahat dulu," ujarnya.

Michdan berharap para pendukung dan simpatisan yang ingin bertemu dengan Ba'asyir untuk sabar terlebih dulu. Menurutnya, Ba'asyir harus beristirahat terlebih dulu usai bebas dari penjara.

Ia memastikan pihak keluarga akan memberikan jadwal khusus bagi pihak yang ingin bertemu dengan Ba'asyir.

"Kalaupun nanti ada, diberi jadwal, tapi ga menciptakan kerumunan. Kalau mau datang bertamu batasan yang diatur. diutamakan dulu ustaz istirahat dulu," kata Michdan.

Ba'asyir bebas murni usai menjalani vonis penjara 15 tahun dikurangi remisi sebanyak 55 bulan pada 8 Januari.

Salah satu pendiri Pondok Pesantren Islam Al Mu'min divonis bersalah dan terbukti merencanakan dan menggalang dana untuk pembiayaan pelatihan militer di Aceh pada 16 Juni 2011.

(rzr/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK