Jokowi Ingin 5,8 Juta Vaksin Corona Dikirim ke Daerah Januari

CNN Indonesia | Rabu, 06/01/2021 13:13 WIB
Presiden Jokowi memastikan vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada pekan depan. Presiden Jokowi ingin 5,8 juta dosis vaksin Covid-19 terdistribusi ke sejumlah daerah pada Januari 2021. Ilustrasi (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan sebanyak 5,8 juta dosis vaksin Covid-19 terdistribusi ke sejumlah daerah pada Januari 2021. Jokowi menyebut distribusi tahap pertama sudah dimulai sejak Minggu (3/1) dan tiba pada Selasa (5/1) lalu.

"Saya ingin sampaikan bahwa vaksinasi ini akan dimulai minggu depan, saya melihat distribusi dimulai Minggu, Senin kemarin, Selasa sudah mulai masuk daerah, itu baru tahap pertama. Karena target kita untuk Januari 5,8 juta vaksin Covid-19," kata Jokowi dalam YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/1).

Jokowi kemudian menargetkan distribusi vaksin Covid-19 sebanyak 10.450.000 dosis pada Februari 2020. Lalu pada Maret 2020, Jokowi ingin 13.300.000 dosis vaksin yang terdistribusi ke daerah.


"Bulan-bulan berikutnya, nanti akan saya sampaikan pada waktu yang akan datang," ujarnya.

Vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada 13 Januari. Jokowi beserta jajaran kabinetnya bakal menerima vaksin Covid-19 lebih awal. Kemudian vaksinasi akan menyasar kelompok prioritas, seperti tenaga kesehatan (nakes) hingga anggota TNI dan Polri mulai 14 Januari.

Infografis Rincian Target Penerima Vaksin Corona dan Mandiri GratisFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Infografis Rincian Target Penerima Vaksin Corona dan Mandiri Gratis

Meski vaksinasi Covid-19 akan segera dimulai, BPOM belum mengeluarkan izin pakai darurat (EUA) untuk vaksin Sinovac yang akan digunakan di Indonesia. Sementara itu total 3 juta vaksin Sinovac telah tiba di Indonesia dan mulai didistribusikan ke daerah.

Jokowi sendiri sudah meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menuntaskan vaksinasi Covid-19 dalam kurun waktu satu tahun. Menurut Jokowi, Budi sebelumnya menargetkan vaksinasi rampung dalam 15 bulan.

"Insya Allah hitung-hitungan Pak Menteri 15 bulan, tapi saya tawar kurang dari setahun harus selesai. Ini kita memang harus kerja keras agar pandemi ini segera bisa kita atasi," kata Jokowi dalam Penyerahan Sertifikat Tanah di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/1).

(mln/dhf/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK