Pernah Positif Covid-19, Anies Donorkan Plasma Darah

CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 21:57 WIB
Anies Baswedan mengajak masyarakat yang pernah positif Covid-19 untuk mendonorkan plasma darahnya guna membantu mereka yang masih berjuang untuk sembuh. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendonorkan plasma darah. (Tim Media JK)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendonorkan plasma darah atau plasma konvalesen di Markas Palang Merah Indonesia (PMI), Jakarta, (14/1). Anies mendonorkan plasma darahnya lantaran pernah terkonfirmasi positif Covid-19.

"Saya ingin warga DKI juga bisa sembuh seperti saya. Itulah alasan kenapa saya mendonorkan plasma darah saya," kata Anies dalam keterangan tertulis, Kamis (14/1).

Anies berkata donor plasma darah tak sakit dan seperti donor darah pada umumnya. Hanya saja, katanya, donor plasma darah memakan waktu yang lebih lama.


Jika biasanya donor darah hanya membutuhkan waktu 15 menit, ia menyebut donor plasma darah membutuhkan waktu 30 menit.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu mengajak kepada masyarakat yang pernah positif Covid-19 untuk mendonorkan plasma darahnya guna membantu mereka yang masih berjuang untuk sembuh.

"Demi membantu teman-teman kita yang masih berjuang di rumah sakit dan memiliki gejala yang berat dan kritis, terapi plasma darah konvalesen ini merupakan terapi yang efektif untuk mempercepat kesembuhan pasien positif Covid-19," ujarnya.

Donor plasma darah ini diambil dari pasien positif Covid-19 dan sudah 14 hari dinyatakan sembuh. Plasma konvalesen itu diberikan kepada pasien Covid-19 dengan gejala berat dan mengancam jiwa.

Hasil akan baik jika diberikan kurang dari 14 hari dari onset (saat timbulnya gejala) dan diharapkan antibodi dari pasien yang sudah sembuh bekerja sebagai imunisasi pasif bagi pasien tersebut.

Sementara itu, kriteria donor adalah penyintas Covid-19 yang tidak pernah ditransfusi, dan lebih diutamakan laki-laki.

(dis/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK