DKI Buka 17 Ribu Petak Makam untuk Jenazah Covid Bulan Depan

CNN Indonesia | Rabu, 27/01/2021 20:48 WIB
Sebanyak 17.100 petak makam tersebut disiapkan di TPU Rorotan, Bambu Apus, Srengseng Sawah, Tegal Alur, Pondok Gede hingga Kramat Tiga. Ilustrasi proses pemakaman jenazah dengan protokol covid-19. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya menyiapkan 17.100 petak makam untuk jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 pada Februari.

"Jadi Insya Allah, di bulan depan secara bertahap kita akan mempersiapkan tidak kurang dari 17.100 petak," kata Riza kepada wartawan, Rabu (27/1).

Riza mengatakan 17.100 petak itu disiapkan di TPU Rorotan, Bambu Apus, Srengseng Sawah, Tegal Alur, Pondok Gede hingga Kramat Tiga. Untuk yang di Rorotan, kata Riza, sudah siap digunakan pada pekan depan.


"Rorotan kami memiliki 25 hektare luas lahan untuk pemakaman dan sebanyak 8.000 meter sudah siap, dengan kapasitas 1.500 petak makam. Insya Allah minggu depan sudah bisa difungsikan. Sekarang dalam proses penyiapan akses jalan menuju tempat pemakaman," ujar dia.

Riza memastikan ketersediaan lahan makam tidak ada masalah. Pihaknya, kata dia, telah mengukur data angka kematian per hari dan kemampuan daya tampung lahan di TPU.

"Namun demikian kita terus berupaya agar ke depan, tempat-tempat pemakaman ini tidak diisi lagi oleh korban-korban covid. Tentu dengan harapan dukungan dari masyarakat mari kita terus laksanakan protokol Covid-19 dengan sebaik-baiknya," kata dia.

Berdasarkan data di laman corona.jakarta.go.id, sejak awal pandemi hingga Senin (25/1), Pemprov DKI Jakarta mencatat 13.178 jenazah yang dimakamkan dengan menggunakan protokol Covid.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati sebelumnya mengatakan rata-rata jenazah yang dimakamkan sejak pandemi, adalah 100 jenazah setiap harinya.

"Kita memakamkan (dengan) protap Covid itu kurang lebih sehari 100 (jenazah). Non-covid angka kematian kita memakamkan sekitar 90 orang. Jadi ada 190 orang yang harus kita makamkan (per hari)," kata Suzi, Senin (25/1).

(yoa/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK