3 Menteri Jumatan di Ambon, Gegana Disinfeksi Masjid Raya

CNN Indonesia | Jumat, 05/02/2021 11:48 WIB
Aparat dari unit Kimia Biologi dan Radioaktif Gegana Brimob Polda Maluku menyemprotkan disinfektan ke seluruh bagian Masjid Raya Al Fatah Ambon, Jumat. Menhub Budi Karya, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja di Ambon, Maluku pada Jumat (5/2/2021). (CNNIndonesia/Said)
Ambon, CNN Indonesia --

Aparat kepolisian dari unit Kimia Biologi dan Radioaktif Gegana Brimob Polda Maluku menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh bagian Masjid Raya Al Fatah, Ambon, Jumat (5/2). Penyemprotan itu dilakukan untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19) jelang pelaksanaan ibadah salat jumat di masjid utama Ambon tersebut.

Penyemprotan itu dilakukan sebelum gelaran salat Jumat di masjid jami itu, yang juga dihadiri tiga menteri: Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggeono, dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

"Seluruh tempat-tempat duduk, ruangan masjid serta taman yang sering digunakan para jamaah disemprot cairan disinfektan,"ujar Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol M Guntur, Jumat (5/2).


Sebagai informasi, kehadiran tiga pembantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di ibu kota provinsi Maluku itu untuk memantau langsung pelaksanaan pembangunan Ambon New Port sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN).

Rencananya, Budi Karya, Trenggono, dan Bahlil akan melihat lokasi pelabuhan dan perikanan seluas 300 hektare di kawasan pembangunan LIN. Mereka ke lokasi proyek Ambon New Port seluas 700 hektar di Desa Liang dan Wai itu akan menggunakan kapal Siwalima di pelabuhan Tulehu, Salahutu, Maluku Tengah.

Tiga menteri itu terpantau tiba di Bandara Internasional Pattimura, Ambon, pukul 10.30 WIT. Mereka langsung dijemput Gubernur Maluku Murad Ismail dan menuju Masjid Raya Al Fatah Ambon untuk menunaikan salat Jumat berjemaah.

Sebelumnya, Murad dalam pernyataan resmi mengatakan apresiasi terhadap pemerintah pusat atas pengembangan industri perikanan di wilayahnya.

Saya sangat berterima kasih, pak Luhut dan bapak ibu menteri terkait, bapak ibu telah memberikan perhatian serius terhadap rencana pembangunan Ambon New Port dan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN)," kata Murad melalui pernyataan resmi, Kamis (4/2).

Murad mengklaim selama ini pemerintah daerah telah bekerja dan serius melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat menunjukan kemajuan besar dalam pembangunan Ambon New Port yang terintegrasi dengan Pelabuhan Perikanan dalam satu kawasan di Pulau Ambon, Maluku.

Mantan Kapolda Maluku menyebut kondisi faktual yang menjadi alasan pertimbangan pembangunan Ambon New Port, seperti letak geografis Maluku yang strategis secara regional maupun internasional sebagai wilayah perbatasan dengan Australia, Timor Leste dan Papua Nugini.

Percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Indonesia Timur, katanya, diyakini mampu mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan akses ke pasar dan menciptakan peluang investasi baru lapangan pekerjaan.

Dia pun menyatakan kesiapan pemerintah Maluku dalam pembangunan Ambon New Port sebagai LIN. Seperti sinkronisasi tata ruang Rancangan Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil telah selesai dilakukan dan dukungan pembebasan lahan.

(sai/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK