Whisnu Sakti Pamitan, Klaim Akan Tetap Mengabdi ke Surabaya

CNN Indonesia | Rabu, 17/02/2021 02:06 WIB
Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana berpamitan kepada para Kepala OPD dan Camat di lingkup Pemerintah Kota Surabaya jelang akhir masa jabatannya. Whisnu Sakti Buana sempat menjabat Wali Kota Surabaya selama sepekan. (Foto: CNN Indonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia --

Mengakhiri masa jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana berpamitan secara langsung kepada para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat di lingkup Pemerintah Kota Surabaya.

"Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran OPD, ASN dan non ASN di Pemkot Surabaya yang telah bekerja luar biasa untuk Surabaya. Saya izin pamit, mohon maaf juga bila selama ini saya ada yang salah," kata dia, di Surabaya, Selasa (16/2).

Diketahui, Kamis (18/2), Whisnu harus purnatugas dari posisi Wali Kota Surabaya setelah sempat menjabat selama sepekan.


"Saya ingin tetap berpesan kepada semua OPD agar nanti ke depan mereka terus bekerja dengan niatan mengabdikan diri untuk rakyat Surabaya," ucapnya.

Selama mengabdi di Pemkot Surabaya, Whisnu mengakui bahwa jajarannya telah bekerja sangat maksimal dan luar biasa. Hal ini pun terbukti dalam implementasi penanganan Covid-19 dan vaksinasi di Kota Pahlawan.

"Seluruh jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Surabaya sangat luar biasa. Kita bekerja bahu membahu untuk menyelesaikan masalah di Kota Surabaya ini," ungkap dia.

Selama mengabdi di Pemkot Surabaya, Whisnu juga mengaku memiliki kesan tersendiri. Ia menilai, Surabaya telah bertransformasi menjadi kota metropolitan yang berkembang pesat dan mampu sejajar dengan kota-kota besar lain di seluruh dunia.

"Saya melihat Surabaya memang betul-betul berpacu, berlari untuk mengejar tujuan yang luar biasa untuk rakyat Surabaya. Makanya tidak lagi bicara tingkat regional atau nasional, kita berbicara di tingkat internasional.

Meski ke depan tak lagi bekerja di lingkup Pemkot Surabaya, ia memastikan bakal terus mengabdikan diri untuk warga Kota Pahlawan.

Infografis Partai Langgar Protokol Corona di PilkadaInfografis Partai Langgar Protokol Corona di Pilkada. (Foto: CNN Indonesia/Fajrian)

"Artinya pengabdian ini tak akan berakhir hanya karena jabatan. Saya akan terus mengabdi buat rakyat Surabaya, dimanapun saya dan apapun posisi saya." ucapnya.

Sebelumnya, Whisnu Sakti Buana, resmi dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar, menjadi Wali Kota Surabaya, untuk sisa masa jabatan tahun 2016-2021, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (11/2). Terhitung, ia bakal menjabat sebagai wali kota hanya selama enam hari saja.

Whisnu sendiri telah menjabat sebagai Plt Wali Kota Surabaya, sejak akhir Desember 2020 lalu, usai ditunjuknya Wali Kota Tti Rismaharini sebagai Menteri Sosial RI.

Mendampingi Risma selama dua periode, membuat putra tokoh PDIP, Soetjipto, itu sempat digadang-gadang maju sebagai calon wali kota di Pilkada Surabaya 2020.

Namun ternyata namanya terhempas, lantaran DPP PDIP memilih mengusung kader non partai Eri Cahyadi, sebagai calon yang mereka usung. Belakangan Eri baru mendaftar kader partai banteng.

(frd/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK