Wisma Atlet Kembali Terima Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

CNN Indonesia
Rabu, 17 Feb 2021 02:39 WIB
Ilustrasi penanganan kasus Covid-19 di Wisma Atlet. (Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Sekretariat RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Tjahja Nurrobi menyebut pihaknya kembali menerima pasien positif Virus Corona (Covid-19) berstatus tanpa gejala alias OTG mulai Selasa (16/2).

Sebelumnya, Wisma Atlet hanya menerima pasien positif corona dengan status bergejala sejak 19 Desember 2020.

"Sejak PPKM Mikro kita terima pasien-pasien bergejala. Dan mulai hari ini kita terima pasien-pasien OTG (orang tanpa gejala). Baik yang OTG maupun bergejala akan kita terima," kata Tjahja dalam konferensi persnya di kanal YouTube BNPB, Selasa (16/2).

Tjahja mengatakan keputusan itu tak lepas dari menurunnya tingkat keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 (Bed Occupany Rate) di Wisma Atlet sejak 24 Januari 2021 lalu.

Terlebih lagi, kebijakan PPKM Mikro yang diterapkan pemerintah belakangan ini berdampak pada penurunan tingkat keterisian tempat isolasi tersebut.

"Tingkat hunian udah hampir 50 persen untuk pasien-pasien bergejala," kata dia.

Tjahja mengatakan pasien berstatus tanpa gejala yang kini dirawat di Tower 8 dan 9 di Pademangan, Jakarta Utara, akan dikembalikan lagi ke RSD Wisma Atlet.

Sebelumnya, pihak Wisma Atlet mengalihkan pasien tanpa gejala itu ke tower 8 dan 9 di Pademangan sebagai tempat isolasi.

Ia mengatakan nantinya tower 9 di Pademangan hanya digunakan khusus isolasi bagi pasien positif Corona berkewarganegaraan asing.

"Nantinya yang di Pademangan akan merawat pasien dari luar negeri atau repatriasi," kata dia.

Sebelumnya, RSD Wisma Atlet Kemayoran menyatakan sudah tak menerima pasien positif Virus Corona tanpa gejala, sejak Sabtu, 19 Desember menyusul keterisian tempat tidur rawat inap di tower 4, 6, dan 7 rata-rata sudah 75 persen.

Hal itu sudah melebihi anjuran yang di keluarkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa bed occupancy rate hanya 60 persen.

(rzr/arh)


KOMENTAR

TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK