BIN Anggap Perlu Blocking Area Cegah Masuk Varian Baru Covid

CNN Indonesia | Sabtu, 27/02/2021 05:55 WIB
Deputi 7 BIN, Wawan Purwanto, menganggap perlu penutupan wilayah untuk mencegah masuk varian baru Covid-19 yang sudah terdeteksi di sejumlah negara. Ilustrasi. (Antara Foto/Muhammad Iqbal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Deputi 7 Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menganggap perlu penutupan wilayah untuk mencegah masuk varian baru Covid-19 yang sudah terdeteksi di sejumlah negara.

"Ini perlu blocking area dan upaya-upaya pencegahan lebih maksimal dan mutasi virus lain, yang patut diwaspadai adalah strain baru virus corona," kata Wawan saat menyampaikan paparan dalam diskusi daring 1 Tahun Covid-19, Apa Kabar Vaksin Anak Bangsa, Jumat (26/2).

Wawan mengatakan bahwa langkah antisipasi ini diperlukan, apalagi varian baruCovid-19 yang berasal dari Inggris kini sudah memasuki negara tetangga.


"Mutasi virus corona baru asal Inggris, B117, sudah memasuki beberapa (negara) tetangga kita, seperti Malaysia, jadi setiap pihak perlu mengantisipasi ini barangnya (masuk) ke Indonesia," katanya.

Mengutip pernyataan pemerintah Inggris, Wawan menyebut virus baru corona ini diduga lebih menular ketimbang pendahulunya. Saat ini, penyebarannya bahkan diduga telah menjangkau hampir 19 negara.

Tak hanya itu, Wawan juga mengingatkan soal varian virus yang berasal dari Amerika Serikat. Virus yang pertama kali ditemukan di California itu diduga menyebar dengan cepat dan memiliki tingkat kematian tinggi bagi para pasien terinfeksi.

"Varian baru tersebut sering disebut sebagai 20C atau L452R. Varian ini juga bisa menghindari antibodi yang dihasilkan oleh vaksin Covid-19 atau infeksi sebelumnya dan dikaitkan dengan penyakit parah dan kematian," katanya.

(tst/has)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK