Keterisian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jakarta Menurun

CNN Indonesia | Rabu, 03/03/2021 18:20 WIB
Keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jakarta mengalami penurunan. Kini angka keterisian 63 persen dari kapasitas. Dokter berdiri di ruang modular di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Keterisian tempat tidur isolasi dan tempat tidur intensive care unit (ICU) di rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19 di Jakarta mengalami penurunan.

Berdasarkan data per 28 Februari yang diunggah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di akun instagram resmi pada Selasa (2/3) malam, menunjukkan dari 8.277 unit tempat tidur isolasi, sudah terisi sebanyak 5.254 pasien atau 63 persen dari kapasitas.

Sedangkan, untuk tempat tidur ICU, dari total 1.135 unit kini terisi sebanyak 780 orang pasien atau 69 persen dari kapasitas.


Jika dibandingkan dengan satu pekan sebelumnya atau data keterisian tempat tidur isolasi maupun ICU terlihat mengalami penurunan.

Per Minggu (21/2) lalu, tercatat dari 8.321 unit tempat tidur isolasi, terisi sebanyak 5.461 pasien atau 66 persen dari kapasitas.

Sedangkan untuk tempat tidur ICU, dari total 1.156 unit terisi sebanyak 817 orang pasien atau 71 persen dari kapasitas.

Sementara itu, sampai dengan Selasa (2/3) atau satu tahun sejak kasus pertama corona ditemukan, jumlah kasus positif di Jakarta sudah mencapai 342.371 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 328.504 dinyatakan sembuh, sementara 5.583 lainnya meninggal dunia.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pihaknya mampu mengendalikan penyebaran virus selama setahun pandemi terjadi.

"Setahun pandemi alhamdulillah kita bisa mengendalikan pandemi di DKI Jakarta sekalipun angkanya masih cukup tinggi," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/3) malam.

Riza mengatakan pandemi sudah bisa dikendalikan berkaca dari angka kematian sekitar 1,6 persen dan kesembuhan yang mencapai 95,3 persen.

"Artinya sekalipun masih cukup tinggi positif hari ini ada 2.098 tapi ini menunjukkan Jakarta mampu mengendalikan cukup baik," ucap dia.

(yoa/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK