Wali Kota Bekasi Bakal Diperiksa Kasus Sengketa Tanah

CNN Indonesia | Senin, 08/03/2021 14:10 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bakal diperiksa terkait kasus sengketa tanah usai tak hadir dalam pemeriksaan 5 Maret 2021. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bakal diperiksa kasus sengketa tanah. (Foto: CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bakal memeriksa Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen terkait kasus sengketa tanah.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menyebut dalam kasus ini Pepen diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Pepen mestinya diperiksa pada Jumat (5/3) lalu namun batal karena berhalangan hadir.

"Harusnya Jumat kemarin cuma beliaunya masih di luar kota, jadi masih ditunda, masih dijadwalkan ulang," kata Tubagus kepada wartawan, Senin (8/3).


Tubagus belum menjelaskan secara rinci ihwal kasus mafia tanah yang dimaksud tersebut. Ia juga tak membeberkan keterangan apa yang digali dari Pepen selaku wali kota.

"Dia (Pepen) sebagai saksi aja masalah ada sengketa tanah sebetulnya," ucap Tubagus.

Lebih lanjut, Tubagus menyebut bahwa masalah sengketa tanah itu sebenarnya juga sudah diproses secara perdata di pengadilan. Namun, kata Tubagus, keterangan Pepen tetap diperlukan sebagai bagian dari proses pengusutan tanah.

"Udah berperdata juga sebetulnya, makanya kita minta keterangan, cuma karena kapasitas beliau sebagai walkot ada tahapan ada proses," tuturnya.

Sebelumnya Polda Metro Jaya juga tengah mengusut kasus mafia tanah bermodus penipuan penjualan lahan senilai Rp180 miliar di Kebon Sirih, Jakarta pusat.

Kasus ini dilaporkan warga bernama Dian yang bermaksud menjual tanahnya di Kebon Sirih. Namun penjualan tanah itu berujung somasi dari pihak bernama MAR yang mengklaim sebagai pemilik tanah. 

(dis/pris)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK