Edy Rahmayadi Gelar Doa Bersama Hadapi Pandemi Covid

CNN Indonesia | Senin, 29/03/2021 05:30 WIB
Doa bersama itu akan diikuti para tokoh lintas agama, unsur Forkopimda Sumut, dan seluruh OPD Pemprov Sumut. Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi. (CNN Indonesia/ Farida)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) akan melaksanakan doa bersama lintas agama secara serentak, Senin (29/3). Kegiatan itu dilakukan lantaran pandemi Covid-19 masih terjadi sampai saat ini dan berdampak luas terhadap ekonomi dan sosial masyarakat.

Doa bersama itu akan diikuti para tokoh lintas agama, unsur Forkopimda Sumut, dan seluruh OPD Pemprov Sumut. Selain itu kegiatan tersebut diharapkan diikuti seluruh masyarakat di tempat masing-masing, sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut.

"Masyarakat diimbau agar meluangkan waktunya sejenak guna mengikuti kegiatan doa bersama lintas agama besok, dengan harapan pandemi Covid-19 segera berlalu dan kehidupan kita kembali normal seperti semula," kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Minggu (28/3).


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Irman Oemar mengatakan, Pemprov Sumut juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Tepat pada pukul 09:00 WIB seluruh kendaraan di jalan diberhentikan beberapa menit, guna memberi kesempatan para pengendara kendaraan untuk berdoa bersama.

"Petugas dari Kepolisian bersama petugas dari Dinas Perhubungan, nantinya kita harapkan dapat bersiaga di setiap persimpangan jalan, sehingga pada tepat pada pukul pukul 09:00 WIB dapat menghentikan seluruh kendaraan hingga beberapa menit, sehingga para pengendara juga dapat ikut berdoa bersama," ujar Irman.

Irman yang juga Koordinator Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Sumut menambahkan melalui kegiatan doa bersama lintas agama yang dilakukan serentak ini, diharapkan penanganan pandemi Covid-19 semakin dimudahkan oleh Allah SWT dan pandemi segera berlalu.

"Kita harap masyarakat kembali semangat dan untuk bersama-sama memerangi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir. Karena penanganan pandemi tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat," kata dia.

(fnr/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK